16 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Dianggap Serobot Tanah, Pengurus Yabis Digugat


Dianggap Serobot Tanah, Pengurus Yabis Digugat
Gedung STTIB yang berada di kawasan kompleks Yabis Al Ikhlas Kota Bontang.

KLIKBONTANG.COM- Lahan milik Yayasan Pembinaan Islam (Yabis) Al-Ikhlas Kota Bontang, Kalimantan Timur disoal. Dialah, Abdul Moeis yang melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Bontang dengan Nomor register 22/Pdt.G/2016/PN Bon tertanggal 17 Oktober 2016 .
Dalam gugatannya itu, Yabis diduga menyerobot lahan milik Abdul Moeis dengan luas tanah 14.800 meter per segi.

Kepada KLIKBONTANG.COM, Humas PN Bontang, Octo Bermantiko Dwi Laksono membenarkan pihaknya saat ini tengah memproses perkara gugatan perdata yang dilayangkan Abdul Moeis kepada 3 pengelola Yabis. Antara lain; Muslim Arsyad, Ketua Yabis; Hilmi Syarif, Sekretaris Umum; dan Yessy Waspo Prasetyo, Bendaha Umum.

Dalam gugatannya, penggugat menyatakan secara hukum tanah perwatasan, tanah yang terletak di Daerah tingkat I/wilayah Kalimantan Timur, daerah Tingkat II/wilayah Kabupaten Kutai, Kecamatan/Wilayah Bontang, Desa Bontang, sekarang terletak di Jalan Brigjen Katamso, RT 45, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang yang dibeli dari SULTANG.B sebesar Rp 1 juta dengan ukuran sebagai berikut: Panjang: 160 meter, lebar di Selatan: 90 meter, lebar Utara; 95 meter, Luas Tanah: 14.800 Meter2 sekira 1981.

Sejak 1981 tanah tersebut penggugat garap menjadi lahan perkebunan berupa pisang, kopi, nangka dan lain-lain. Namun, pada 1996, tanah milik penggugat di sisi sebelah barat dianggap penggugat diserobot pihak Yabis Bontang, saat ini diwakili tergugat dan mengklaim bahwa tanah tersebut masuk ke miliknya.

“Saat ini sedang dalam tahap mediasi, oleh hakim mediator semoga ada solusi dari kedua belah pihak,” harap Octo. (*)

Reporter : Ahmad Nugraha    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0