26 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Waduh, Jelang UN PLN Tidak Jamin Listrik Bakal Aman


Waduh, Jelang UN PLN Tidak Jamin Listrik Bakal Aman
Manajer PLN La ode tidak menjamin UN bebas dari pemadaman listrik. (Foto: Sulkifli)

KLIKBONTANG - Pemadaman bergilir yang acap kali terjadi beberapa hari terakhir ini rupanya membuat PLN area Bontang juga ikut-ikutan cemas.
Bahkan,  PLN Area Bontang tak bisa menjamin bahwa pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK sederajat Senin (13/4) nanti bebas pemadaman.

PLN mengklaim jika gangguan di Sistem Mahakam saat ini di luar jangkauan mereka. Apalagi, saat ini PLN juga belum bisa memaksimalkan daya yang ada di pembangkit lokal. Ada dua pembangkit yang tak bisa terkoneksi ke jaringan. Sehingga kalaupun PLN memisahkan diri dari Sistem Mahakam, daya yang tersedia belum cukup memenuhi beban puncak.

Manajer PLN Area Bontang La Ode Lawati menuturkan, saat ini ada dua pembangkit yang belum bisa terkoneksi yakni PLTMG Bontang Migas dan Energi (BME) dan PLTD – MG Kanaan. Tanpa dua pembangkit itu, daya yang dimiliki PLN Bontang sekira 18 MegaWatt (MW). Sedangkan beban puncak di Bontang 24 MW.

“Kalau dua mesin itu beroperasi dengan baik dan terkoneksi ke kami (PLN). Daya mampu kami surplus. Tapi, dengan adanya masalah saat ini, maka kami tak bisa memberikan jaminan sama sekali,” kata La Ode ketika menjelaskan gangguan pembangkit di Sistem Mahakam.

PLN Wilayah Kaltim juga belum memberikan kepastian sampai kapan gangguan ini terjadi. Dengan kondisi sekarang, PLN hanya berharap bahwa dua pembangkit di Bontang bisa beroperasi dengan segera. Di PLTMG BME, kata La Ode, permasalahan ada di transmisi. Ini sudah terjadi selama beberapa hari. Permasalahannya ada di transmisi sehingga daya yang ada di PLTMG itu belum bisa disalurkan ke sistem PLN Bontang.

La Ode menuturkan, di Sistem Mahakam semua kendali kelistrikan dipegang oleh PLN Wilayah Kaltim yang berkedudukan di Balikpapan. Dari sana, pembagian alur diatur. Memang, masalah kekurangan daya di Bontang praktis terselesaikan sejak masuk ke dalam sistem. Namun masalahnya, semua dikontrol. Sehingga, kalau ada kendala di sistem, PLN Bontang tak bisa langsung memisahkan diri dan mengaktifkan pembangkit lokal.

“Misalnya, permasalahan ada di pembangkit di luar Bontang. Seperti yang terjadi saat ini, permasalahan ada di pembangkit Cahaya Fajar Kaltim (CFK) di Kukar. Tetapi, karena semua sistem terkoneksi, maka Bontang juga terkena pengurangan daya untuk dialihkan ke daerah lain. Sekarang kondisinya serba salah, mau menggunakan sistem sendiri juga ada gangguan. Sistem Mahakam juga sedang bermasalah. Mau bagaimana lagi,” ungkapnya.

Jadi, kata La Ode, dirinya mewakili PLN Area Bontang memohon maaf kepada warga Bontang. Juga kepada seluruh pihak yang merasa terganggu dengan pemadaman yang kerap terjadi. PLN, kata dia, terus berusaha mencari solusi agar ketika pelaksanaan UN nanti semua bisa normal kembali.

“Ini di luar kendali kami. Semoga gangguan bisa diatasi sebelum pelaksanaan ujian,” pungkasnya. (jm10)

 

Reporter : Sulkifli    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0