19 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Rp 5 Miliar Belum Terbayar, Konsultan Ikut Protes


Rp 5 Miliar Belum Terbayar, Konsultan Ikut Protes
Forum Komunikasi Pengusaha Lokal Bontang (FKPLB) saat menggelar jumpa pers di kedai kopi, Senin, 2 Januari 2017. (KLIKBONTANG/DOK)

KLIKBONTANG.COM- Aksi menduduki Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Bontang bakal diikuti pihak konsultan. Mereka ikut menuntut hak yang juga belum dibayarkan Pemerintah hingga saat ini.

Firman, salah seorang konsultan perencanaan pada perusahaan berbadan hukum CV itu mengaku miris dengan fenomena yang terjadi. Padahal proyek Penunjukan Langsung (PL) yang ditangani kurang dari 50 paket kegiatan.

Bahkan, beberapa konsultan yang dikenalnya mengaku telah menandatangani kuitansi pembayaran sejak Oktober 2016. Namun hingga saat ini, uang dengan nilai yang tertuang dalam kuitansi tak kujung masuk ke rekening.

“Karena itu saya ingin mengatakan, begitu parahnya kah kondisi keuangan kita. Padahal info yang saya terima, tagihan konsultan di PU itu hanya sekira Rp5 miliar-an saja,” bebernya.

Nilai tersebut, jelas dia, tentu jauh dari tunggakan kontraktor yang mencapai Rp195 miliar itu. Namun, sangat berarti bagi para konsultan.

Dia juga memastikan mendukung aksi menduduki kantor BPKD Bontang yang dilakukan para kontraktor. Namun dia menjelaskan, dukungan tersebut tidak boleh ditafsirkan adanya unsur nepotisme.

KLIK JUGA: Hak Diabaikan, Pemkot Bakal Dituntut Kontraktor 10 Kali Lipat

“Kami dukung ini bukan ada unsur nepotisme ya. Murni karena sama-sama belum dibayar, dan punya beban yang kurang lebih sama. Karena saat mereka kerja, mereka ditekan terus, agar tepat waktu dan volume. Jadi, sudah selaiknya hak itu dipenuhi sesuai kontrak,” ujarnya. (*)

Reporter : Imran Ibnu    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0