29 Maret 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kenaikan Tarif Dianggap Memeras Rakyat, BEM se-Indonesia Bakal Demo


Kenaikan Tarif Dianggap Memeras Rakyat, BEM se-Indonesia Bakal Demo
Aksi 121 (BEM SI)

KLIKBONTANG.COM- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia bakal menggelar unjuk rasa, 12 Januari 2017 besok. Aksi yang dihelat di 19 titik, Jakarta, Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, dinamai 121 Aksi Bela Negara.

Koordinator Pusat BEM se-Indonesia, Bagus Tito Wibisono mengatakan, mahasiswa dan rakyat tak boleh diam melihat persoalan yang menimpa negara ini. Sebaliknya, mahasiswa harus bangkit dan bersatu membawa spirit menyampaikan persoalan bangsa kepada pemerintah.

Aneka kebijakan yang mencekik rakyat di awal 2017, menunjukan prospek dan kualitas kerja pemerintah yang nyata. Nyata memeras rakyat. "Rezim kali ini seakan main-main, memerintah negara yang kualitasnya bukan main, sehingga harga diri bangsa serta kesejahteraan rakyat jauh dari kata bahagia,” ucapnya.

Karena itu, BEM seluruh Indonesia, kata Bagus, menyerukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia, turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi.

“Ramaikan jalanan dan buatlah parlemen jalanan. Jika hari ini parlemen sesungguhnya lemah dalam memanggul amanah, turunlah ke jalan. Ramaikan jalanan dan tetaplah menjadi singa di jalanan. Aumkan keresahan rakyat atas kegagalan pemerintahan mengelola negara!. Sebagai aksi serentak mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia!" serunya.

Bagus menegaskan, dalam aksi nanti akan diserukan reformasi jilid II jika saja pemerintah masih tidak sanggup menata negara ini ke arah yang lebih baik. Mahasiswa harus selalu membela rakyat sebagai kaum yang tertindas.

"Jika pemerintah masih bercanda mengelola negara maka reformasi jilid II harus menggelora. Bergeraklah. Turunlah ke jalan jika penjajahan masih ada, bahkan dari saudara sendiri maka semboyan kita tetap, merdeka atau mati," katanya.

Ketua BEM Politeknik Negeri Jakarta, Fikri Azmi, menambahkan, banyak kebijakan pemerintah yang dianggap memberatkan masyarakat di awal 2017. Ia menyebut mulai dari naiknya tarif dasar listrik, biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor, serta kenaikan Bahan Bakar Minyak.

Karena itu, Fikri mengajak seluruh mahasiswa yang ada di Jabodetabek untuk turut berpartisipasi dalam melakukan Aksi Bela Rakyat 121, menuntut kebijakan yang memberatkan masyarakat.

 

"Saya mengajak seluruh mahasiswa se-Jabodetabek untuk ikut dalam Aksi Bela Rakyat 121, menyuarakan tuntutan atas kebijakan pemerintah yang memberatkan masyarakat," tambahnya.

 

Dalam Aksi Bela Rakyat 121 yang akan digelar pada 12 Januari, mahasiswa memiliki beberapa tuntutan, antara lain, mencabut kenaikan tarif atas jenis penerimaan bukan pajak.

 

Lalu, menolak kenaikan listrik golongan 900 VA dan menjamin terpenuhinya subsidi BBM di seluruh Indonesia.

 

"Jika nantinya niat baik mahasiswa untuk menemui pemerintahan Jokowi-JK tidak digubris dan tidak ditanggapi dengan baik, maka kita betul-betul sangat yakin kalau rezim ini sedang sakit dan kita tidak akan segan untuk melakukan reformasi jilid II," tegasnya.(*)

 

Reporter : Hamdan | Klik Balikpapan    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0