18 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ini Sejarah Singkat Lahirnya Hari Kebangkitan Nasional


Ini Sejarah Singkat Lahirnya Hari Kebangkitan Nasional
ilustrasi

KLIKBONTANG.COM- Hari Kebangkitan Nasional menjadi salah satu peringatan rutin setiap tahun. Biasanya pada tanggal 20 Mei akan diperingati dengan upacara dan belakangan, acara demo yang dilakukan berbagai pihak. Di Jakarta pastinya sudah banyak yang memuat berita akan diadakan demo. Mulai dari waktu, sampai tempat demonstran akan menyampaikan aspirasinya.

Hari Kebangkitan Nasional

(Boedi Oetomo/int)

Kebangkitan nasional itu lahir dari semangat persatuan, kesatuan, nasionalisme, serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Masa itu ditandai dengan dua peristiwa, yakni berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 dan terucapnya ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Hari Kebangkitan Nasional

(Sumpah Pemuda/int)

Asal usul kebangkitan nasional dimulai pada tahun 1912, saat berdirinya partai politik pertama, Indische Partij. "Tiga serangkai" Dr. Cipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara, dan dr. Douwes Dekker sebagai penggagasnya.

Walaupun Boedi Oetomo merupakan peristiwa krusial kebangkita nasional, ternyata Sarekat Dagang Islam sudah memulainya sejak 1905 di Pasar Laweyan, Solo. Pada tahun 1906, berganti nama menjadi Sarekat Islam. Tujuan dari Sarekat Islam adalah menggeser dominasi pedagang Tionghoa saat itu.

Saat ini, tanggal berdirinya Boedi Oetomo, 20 Mei, dijadikan sebagai Hari Kebangkitan Nasional (*)

Reporter : Aysah Idris     Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0