20 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Raperda Insentif Rampung Juni Mendatang, Investasi Rp 1 Milliar Bebas Retribusi Daerah


Raperda Insentif Rampung Juni Mendatang, Investasi Rp 1 Milliar Bebas Retribusi Daerah
Wakil Ketua Komisi II DPRD Bontang, Arif A.Md menyerahkan laporan Komisi II terhadap hasil pembahasan Raperda pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal kepada Wakil Ketua DPRD Bontang, Faisal, Senin (29/5/2017).

KLIKBONTANG.COM – Pembahasan draft Raperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal ditargetkan rampung Juni mendatang. Hal ini terbukti, bahwa pembahasan raperda sisa menunggu pandangan dari lima Fraksi di DPRD Bontang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Bontang, Arif Amd mengatakan penyusunan draft raperda sisa menunggu tanggapan dari fraksi di DPRD. Rencananya paripurna pemandangan fraksi dilakukan pada Rabu (31/5/2017) mendatang.

“Sudah kalau kami di Komisi II sudah sepakat dengan hasil Raperda ini, nanti kita tunggu lagi hasil pandangan fraksi pada Rabun anti yah,” kata Arif usai mengikuti rapat penyampaian laporan Komisi II terhadap hasil pembahasan Raperda pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal, Senin (29/5/2017) siang tadi.

Dijelaskan, tujuan pembentukan Raperda ini untuk menambah nilai tawar Bontang sebagai kota industri. Produk hukum ini diharapkan mengundang para investor untuk menanamkan modal mereka di daerah. Terlebih, kondisi keuangan daerah saat ini tengah krisis. Dengan investasi di daerah mampu menggerakan roda perekonomian.

Lebih lanjut, salah satu klausul di dalam Raperda ini yakni,  keringanan untuk investor atas retribusi daerah dan pajak daerah. Selain itu, investor nantinya diberikan kemudahan untuk mengakses informasi, yang menyangkut lokasi dan percepatan pemberian izin.

“Pada pasal 4 disebutkan Walikota bisa memberikan kemudaha investor berupa pengurangan, keringanan dan pembebasan pajak daerah, serta akses informasi atas lahan, dan informasi yang dibutuhkan,” kata Arif.

Pun demikian, pemberian insentif bagi calon investasi maupun investor yang telah menanamkan modalnya di Bontang wajib memenuhi syarat yang telah ditentukan. Pada pasal 10 disebutkan, kriteria penerima insentif dan kemudahan merupakan perusahaan yang memiliki izin prinsip modal, dan nilai investasi lebih dari Rp 1 Milliar.

“Raperda ini berlaku bagi perusahaan yang baru dan telah berinvestasi di Bontang, kemudian harus menggunakan tenaga kerja lokal,” tandasnya. 

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Said NR



Comments

comments


Komentar: 0