20 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ical Tolak Usulan Komisi I DPRD, Tetap Berkerja Sesuai Kontrak


Ical Tolak Usulan Komisi I DPRD, Tetap Berkerja Sesuai Kontrak
Direktur PT Bumi Bangkirai Mandiri, Ahmad Faisal saat menyampaikan penjelasan dala rapat mediasi dengan DPRD Bontang di lantai II Sekretariat DPRD, Rabu 31 Mei 2017

KLIKBONTANG.COM – Direktur PT Bumi Bangkirai Mandiri (BBM) Ahmad Faisal menegaskan tetap bersikukuh untuk tidak merekrut kembali 44 bekas karyawannya, sesuai arahan dari Komisi I DPRD Bontang. Menurutnya, hasil rapat mediasi yang digelar bukan merupakan kesepakatan, melainkan hanya arahan dari DPRD Bontang.

Pihaknya memastikan untuk tetap berpegang pada kontrak kerja, yakni tetap memperkejakan 86 karyawan sebagai Cleaning Service di kantor pemerintah. Sedangkan, usulan Komisi dianggap sebagai masukan namun masih perlu pertimbangan lanjutan untuk menyikapi hal tersebut.

“Saya tetap komitmen dengan kontrak kerja, prinsipnya saya bekerja sesuai dokumen kontrak,” kata Ical-begitu akrab disapa.

KLIK JUGA: Rapat Mediasi Cleaning Service, Agus Haris Minta Eks Karyawan Kembali Direkrut

Ical mengaku, pertimbangan tidak mengakomodir 44 karyawan lamanya lantaran tidak ingin menyalahi aturan kerja. Menurutnya, pihaknya tidak ingin membayar gaji para karyawan di bawah Upah Minumun Kerja (UMK), seperti pada tahun sebelumnya.

Tahun lalu, pihaknya terpaksa membagi dua jam kerja karyawa. Kebijakan ini untuk menyiasati kelebihan anggaran belanaj gaji karyawan. Sebab, Surat Perintah Kerja (SPK) hanya mengakomodir 86 karyawan sedangkan pegawai yang digunakan mencapai 130.

Menurutnya, usulan komisi nantinya masih dapat dibahas kembali bersama tim kecil dari Dinas Tenaga Kerja, untuk mencari solusi alternatif terkait masalah ini.

Sebelumnya, Ketua Komisi I, Agus Haris mengatakan pihaknya meminta agar pemberi kerja kembali menggunakan jasa 40 karyawan yang telah di-PHK perusahaan. Sebab, opsi pemutusan hubungan kerja harus disertai uang pesangon sesuai dengan porsi masing-masing karyawan.

KLIK JUGA: Ancam Demo Lanjutan, Yadi: Kita Akan Minta Dinas Cabut Izin PT BBM

Namun, lantaran dokumen kontrak tidak mencamtumkan anggaran untuk pesangon. Sehingga kebijakan pemutusan hubungan kerja tak dapat dilakukan.

“Lebih baik PT BBM kembali memperkerjakan mereka. Karena amanah Undang- undang setiap karyawan dipecar wajib mendapat pesangon dari perusahaan, karena tidak ada yah lebih baik direkrut kembali,” kata pimpinan rapat Agus Haris. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0