24 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ancam Demo Lanjutan, Yadi: Kita Akan Minta Dinas Cabut Izin PT BBM


Ancam Demo Lanjutan, Yadi: Kita Akan Minta Dinas Cabut Izin PT BBM
Wakil Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas, Bumi dan Umum, Supriyadi

KLIKBONTANG.COM – Wakil Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas, Bumi dan Umum, Supriyadi mengaku kecewa dengan sikap Direktur PT Bumi Bangkirai Mandiri (BBM), Ahmad Faisal lantaran besikukuh tak memenuhi permintaan karyawan untuk diperkejakan kembali.

Yadi begitu sapaan akrabnya mengatakan, pihaknya akan terus memperjuangkan hak para karyawan yang tak dipenuhi perusahaan. Dia mengaku akan kembali mengatur jadwal pertemuan terkait pemenuhan tuntutan para karyawan yang belum terpenuhi.

“Saya tadi sudah bicara dengan ketua komisi dan Kabag Umum, Pak Baharuddin untuk mengatur jadwal ulang pertemuan agar tuntutan kami terpenuhi,” kata Yadi usai menghadiri mediasi bersama Komisi I DPRD, Dinas Tenaga Kerja dan Perizinan, perwakilan Tripartit dan BPJS Kesehatan, Rabu (31/5).

Dia mengatakan,  pihaknya terus menuntut perusahaan segera memenuhi hak mereka yang belum terpenuhi, misalnya pembayaran pesangon dan gaji, atau kembali dipekerjakan sebagai karyawan PT BBM. Namun, apabila tuntutan mereka tak kunjung digubri pemberi kerja, dia bersama rekanya bakal menggelar aksi lanjutan.

Saat ini pihaknya masih memilih upaya secara persuasif untuk menuntut hak mereka. Tetapi, dia bersama ke-44 rekan senasib bakal menggelar aksi demonstrasi apabila tuntutan tak terpenuhi. Menurutnya, upaya tidak hanya dilakukan di tingkat lokal, bahkan hingga ke Provinsi maupun sampai ke Pusat.

“Kami akan turun ke jalan, kalau perlu minta Dinas Tenaga Kerja dan Perizinan cabut izin operational perusahaan agar tidak boleh aktivitas kembali,” tandasnya.

Sebelumnya, Direktur PT Bumi Bangkirai Mandiri (BBM) Ahmad Faisal menegaskan tetap bersikukuh untuk tidak merekrut kembali 44 bekas karyawannya, sesuai arahan dari Komisi I DPRD Bontang. Menurutnya, hasil rapat mediasi yang digelar bukan merupakan kesepakatan, melainkan hanya arahan dari DPRD Bontang.

KLIK JUGA: Ical Tolak Usulan Komisi I DPRD, Tetap Berkerja Sesuai Kontrak
KLIK JUGA: Rapat Mediasi Cleaning Service, Agus Haris Minta Eks Karyawan Kembali Direkrut

Pihaknya memastikan untuk tetap berpegang pada kontrak kerja, yakni tetap memperkejakan 86 karyawan sebagai Cleaning Service di kantor pemerintah. Sedangkan, usulan Komisi dianggap sebagai masukan namun masih perlu pertimbangan lanjutan untuk menyikapi hal tersebut.

“Saya tetap komitmen dengan kontrak kerja, prinsipnya saya bekerja sesuai dokumen kontrak,” kata Ical-begitu akrab disapa.(*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0