16 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Sering Dipanggil Mother Ops, Perempuan Cantik Ini Tugas di Satpol PP Bontang


Sering Dipanggil Mother Ops, Perempuan Cantik Ini Tugas di Satpol PP Bontang
Delfi yang merupakan Anggota Satpol PP Bontang. (Foto: Andi Zachril)

KLIKBONTANG  - Petugas Polisi Pamong Praja atau Satpol PP memiliki peranan penting dalam roda pemerintahan daerah. Menegak aturan yang terkadang berbenturan langsung dengan masyarakat menjadi gambaran sehari-hari tugas dari polisi pemerintah ini.

Namun, tak semua petugas Satpol bertindak resprentif dalam menegakan Perda. Misalnya saja seperti perempuan satu ini. Delfi Inggria namanya. Bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja di bagian staf operasi dan pengendalian membuat Delfi terbiasa dengan kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat.

Selama bertugas di Satpol PP, manis asamnya pengalaman sudah kenyang dia alami. Sampai-sampai, julukan sang ‘Mother Ops’ disematkan kepada perempuan kelahiran Samarinda itu. Maklum saja, selain menjadi admin untuk mengurus kegiatan opersional rekan-rekannya, tak jarang dia juga memilki peran untuk mengendalikan keadaan di Tempat Kejadian Perkara .

"Karena tugas saya inilah makanya teman-teman menjuluki saya Mother Ops," ucapnya.

Sebelum bergabung di Satpol PP, sebenarnya Delfi punya cita-cita lain. Ibu tiga anak yang memiliki paras cantik ini dulunya ingin menjadi Polisi Wanita. Tetapi, garis tangan yang menuntunnya membuat dia dipilih untuk mengabdikan diri sebagai anggota Satpol PP Bontang.

"Saya dulu cita-citanya jadi Polwan. Tetapi memang saat itu untuk mau melanjutkan pendidikan kendala di keuangan,"jelasnya.

Cita-cita boleh pupus. Tapi tidak dengan rasa optimismenya yang lain untuk berkarir di Satpol PP. Setelah memantapkan hati,  ia pun memutuskan untuk mengikuti pendaftaran penerimaan Satpol PP di Pemerintah Kota Bontang saat itu.

Selama menjadi anggota Satpol PP kata Delfi banyak pengalaman hidup yang didapatnya. Misalnya saja saat dirinya harus meninggalkan keluarga tecinta untuk melakukan tugas di malam hari. “Kadang kan Satpol juga sering menggelar razia pada malam hari. Ya ini juga kadang waktu dengan keluarga di malam hari harus dikorbankan. Tetapi saya tetap ikhlas menjalankan,” jelasnya.

Beban yang berat bukan hanya di keluarga saja. Kata Delfie, saat ini masih banyak juga tanggapan masyarakat yang menganggap Satpol PP adalah ‘musuh’.

“Ini sudah konsekuensi menjadi petugas. Tapi sekali lagi ini bukan kendala bagi saya untuk terus bertugas dengan ikhlas. Karena dari hati paling dalam, saya merasa bangga menjadi bagian dari Satpol. Sebab, Satpol PP ia bisa m meringankan pekerjaan Pemerintah kota Bontang dengan menegakan aturan,” pungkasnya. (jm1)

Reporter : Andi Zachril    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0