22 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berjalan sejak 2008, Badak LNG Serahkan 4 Motor Sampah dan Peralatan Jahit


Berjalan sejak 2008, Badak LNG Serahkan 4 Motor Sampah dan Peralatan Jahit
Walikota Bontang Neni Moerniaeni menerima motor sampah dari manajemen PT Badak NGL yang diserahkan langsung Director and COO PT Badak LNG, Yhenda Permana (kiri). (HUMAS)

KLIKBONTANG.COM- Komitmen PT Badak LNG terus berkomitmen besama Pemkot Bontang untuk bersinergi dengan program pemerintah patut diancungi jempol.

Terbaru, perusahaan migas ini menyerahkan 4 unit kendaraan pengangkut sampah dan peralatan menjahit sebagai bentuk kepedulian perusahaan yang dipimpinnya dalam pengelolaan kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Bukan pertama, kegiatan ini adalah program Community Development yang digagas PT Badak LNG yang diserahkan langsung Director and COO PT Badak LNG, Yhenda Permana kepada Walikota Bontang, Neni Moerniaeni di halaman Kantor Utama PT Badak LNG, Senin (12/6/2017) pagi.

Kendaraan pengangkut sampah itu akan disebar keempat kelurahan. Yakni, Kelurahan Berebas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Laut, dan Satimpo. Sedangkan peralatan menjahit diserahkan kepada Kelompok Usaha Bersama (Kube) Anggrek berlokasi di Kanaan.

Lokasi Kube yang sangat dekat dengan perusahaan menjadikan Kube ini sebagai ring satu perusahaan. Ikut hadir menyaksikan prosesi penandatangan naskah serah terima, yaitu Kepala OPD terkait dan Manajemen PT Badak LNG.

Dalam sambutannya, Director and COO PT Badak LNG, Yhenda Permana mengatakan bantuan ini adalah dukungan perusahaan kepada pemerintah untuk mewujudkan Kota Bontang yang lebih maju lagi. Berjalan sejak 2008, lanjut Yhenda, hingga saat ini perusahaan telah menyerahkan 19 unit motor sampah ke kelurahan-kelurahan di Kota Bontang. Hal ini dilakukan demi membangkitkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.

Kemudian ia melanjutkan, peralatan mesin jahit pun tidak lain bertujuan untuk memotivasi masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam mengoptimalkan kemampuan menjahitnya guna meningkatkan perekonomian keluarga. Adapun bantuan yang diberikan kepada Kube Anggrek adalah, 3 unit mesin jahit, 1 unit mesin obras dan 1 unit meja kerja.

Selain itu juga, ia juga menuturkan harapannya agar masyarakat bisa kreatif untuk mengolah sampah tadi dan memaksimalkan mesin jahit sehingga menghasilkan uang.

“Tentu ini menjadi tantangan kita bersama untuk mewujudkan mitra binaan yang mandiri, karena fokus program Community Development Badak LNG adalah menekankan Kemandirian Program. Terima kasih kepada pemerintah yang terus membantu. Kami harap sinergi antara perusahaan, pemerintah serta masyarakat dapat mewujudkan cita-cita Badak LNG untuk Maju Bersama Masyarakat,” kata Yhenda.

Sementara itu, atas nama pemerintah dan masyarakat Walikota Bontang, Neni Moerniaeni mengucapkan terima kasih atas komitmen PT Badak LNG untuk terus berjuang bersama pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat. Mengamini perkataan Director and COO PT Badak, bantuan ini katanya dapat menjadi upaya mempersiapkan masyarakat agar kreatif dalam menghadapi era pasca migas.

“Tanpa kita sadari sejak 2015 kita sudah menghadapi era pasca migas. Kita tidak lagi bisa bergantung pada dana bagi hasil. Oleh karena itu, saya bersyukur PT Badak bisa bersinergi dengan misi Kota Bontang, yakni creative city untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri. Bagaimana dengan bantuan yang diberikan, masyarakat bisa menghasilkan pendapatan bagi keluarganya,” kata Neni.

Kemudian ia melanjutkan pemerintah dan perusahaan harus berjuang bersama demi masyarakat. Neni menekankan telah disepakati bersama di Kota Bontang untuk bersama-sama menggerakan perekonomian kreatif. Hal ini bisa dilakukan dengan mengadakan pendidikan ekonomi kreatif di sekolah-sekolah untuk melahirkan pengusaha muda yang mandiri dan profesional. (adv)

Reporter : Darwin Tri    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0