23 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Stok Komoditi Asal Ternak di Kaltim Aman saat Lebaran


Stok Komoditi Asal Ternak di Kaltim Aman saat Lebaran
Ilustrasi pedagang daging.

KLIKBONTANG.COM- Khusus dalam rangka Ramadan dan menghadapi Idul Fitri 1438 Hijriah tahun ini persediaan komoditi asal ternak baik daging, telur dan susu aman atau persediaan mencukupi.

Stok komoditi peternakan diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim H Dadang Sudarya pada Buka Puasa Bersama di Kantor Disnak Kaltim, Jumat (16/6).

Menurut dia, pemerintah berkewajiban menjaga keamanan pasokan dan stabilitas harga komoditas peternakan baik daging sapi maupun kerbau. Disebutkannya, stok atau ketersediaan sapi mencapai 16.066 ekor dari kebutuhan sebanyak 15.667 ekor. “Ketersediaan daging sapi sekitar 329,7 ton dari kebutuhan 299,7 ton,” katanya.

Dijelaskan Dadang bahwa ketersediaan ayam ras (ayam broiler) sebanyak 12.830.401 ekor (12,8 juta ekor) dari kebutuhan sekitar 12.566.506 (12,5 juta) ekor. Stok daging ayam mencapai 547,3 ton dari kebutuhan 497,5 ton. Sedangkan telur ayam sebanyak 2.831,88 ton dari kebutuhan 2.742,42 ton.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok komoditas peternakan kita cukup bahkan melebihi dari kebutuhan,” ujarnya.
Sementara itu buka puasa bersama sebagai sarana silaturahmi dan membangkitkan semangat kebersamaan serta kekompakkan kerja dalam lingkup Disnak Keswan Kaltim.

Pada kesempatan itu, Dadang mengharapkan pegawai terus meningkatkan kinerja dan sinergi dengan berbagai pihak guna menyukseskan program pembangunan peternakan Kaltim. “Kepedulian terus ditingkatkan. Terutama di Ramadan ini dengan bisa berbagi kebahagiaan menyantuni anak yatim dan orang-orang yang memerlukan perhatian,” ujar Dadang.

Disalurkan santunan bersumber ZIS pegawai Disnak Keswan sebesar Rp55 juta untuk 245 penerima terdiri yatim piatu, tahfidz Al Quran, santri ponpes, janda tua dan pasukan kuning (petugas kebersihan). (yans/sul/ri/humasprov)

Reporter : Humas Prov Kaltim    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0