25 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tarif Air Naik Mulai Bulan Ini, Suramin Janji Kualitas Air Jernih


Tarif Air Naik Mulai Bulan Ini, Suramin Janji Kualitas Air Jernih
Direktur PDAM Tirta Taman Suramin (Dok Klikbontang.com)

KLIKBONTANG.COM — Ini imbauan bagi warga Bontang agar berhemat menggunakan air PDAM. Terhitung Juli ini tarif air Pdam dipastikan naik sebesar 20 persen. Hal ini mengacu pada kesepakatan antara pemerintah, DPRD Bontang beserta Aliansi Masyarakat Bontang Menggugat pada awal Mei lalu. 

Sebelumnya, warga memprotes kebijakan kenaikan tarif dasar air sebesar 110 persen. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor PDAM Tirta Taman, jala Brigjen Katamso, Kecamatan Bontang Utara. Setelah lobi dengan pemerintah, disepakati tarif bakal naik secara bertahap setelah Idul Fitri. 

Direktur PDAM Tirta Taman, Suramin mengatakan sebelum melakukan penyesuaian tarif pihaknya telah menggelar sosialisasi ke seluruh kelurahan se-Kota Bontang. Sosialisasi yang digelar berlansung lancar, warga sepakat kenaikan tarif dengan syarat peningkatan pelayanan. 

“Alhamdulillah kita sudah sosialiasi, dan warga telah menerima kenaikan tarif ini,” kata Direktur Suramin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/7). 

Suramin mengatakan, kenaikan tarif ini demi peningkatan pelayanan dan menutupi beban operasional perusahaan. Dikatakan, selama ini tarif lama membuat perusahaan kesulitan memberikan pelayanan prima. Lantaran terus merugi akibat harga jual tak berimbang dengan biaya operasional. 

Pdam menjamin setelah penyesuain tarif, pelayanan air bagi masyarakat bakal lebih baik. Pihaknya mengaku telah melakukan peningkatan pelayanan. Misalnya, perawatan wajib Water Treatment Plant (WTP) ditingkatkan. Sebelumnya, perawatan dilakukan per 6 bulan sekali, akibatnya kualitas air keruh dan berbau. 

Namun, saat ini pihaknya telah meningkatkan masa perawatan menjadi 2 bulan sekali. Alhasil, kualitas air yang terdistribusi ke masyarakat lebih jernih dan tak berbau. Upaya peningkatan kualitas bakal terus ditingkatkan. Apalagi setelah kenaikan tarif baru ini. 

“Mulai Juli ini warga sudah kena tarif baru, nanti Agustus baru mereka bakal membayar,” kata Suramin. 

Bahkan, dia memprediksi setelah kenaikan tarif mencapai 100 persen bertahan hingga tahun tahun ke dua. Perusahaan dapat berkontribusi bagi daerah dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Pun demikian, Suramin mengaku capaian tersebut baru dapat tercapai pada 2019 mendatang. Untuk saat ini, pihaknya masih memfokuskan untuk peningkatan pelayanan, kualitas, kuantitas serta kontinuitas air.(*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0