23 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Walikota Neni jadi Pembicara di AMF, Sampaikan Materi di Depan 500 Delegasi ASEAN


Walikota Neni jadi Pembicara di AMF, Sampaikan Materi di Depan 500 Delegasi ASEAN
Walikota Bontang, Neni Moerniani (Dok Klikbontang)

KLIKBONTANG.COM- Walikota Bontang Neni Moerniaeni kembali akan mengharumkan nama Bontang. Beliau akan menjadi salah satu pembicara di ASEAN Mayors Forum (AMF), yang digelar di Filipina, 26 – 28 Juli mendatang. Materi Memberdayakan Perempuan dan Mempromosikan Tata Kelola Pemerintahan Inklusif akan disampaikan Neni di acara tersebut.

Surat undangan permohonan menjadi pembicara yang diterima Bagian Pemerintahan Sekretariat daerah (Setda) Bontang, dikirim oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Kota-kota dan Pemerintahan Lokal di Asia Pasifik (UCLG ASPAC), Bernadia Irawati Tjandradewi.

Didalamnya dijelaskan, bahwa Liga Kota-kota Filipina (LCP) dan Kota Taguig merupakan panitia AMF ketiga yang diselengarakan di Shangri La the Fort, Kota Taguig, Metro Manila, Filipina. Sementara tempat penyelenggaraannya mengacu dengan ketua ASEAN tahun ini yang dipegang Filipina.

Disebutkan bahwa, forum tersebut diadakan bersamaan dengan Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN untuk mencari pondasi lebih lanjut, dalam hal berkolaborasi antar kota dan pemerintah daerah, di dalam semangat ASEAN Community atau komunitas ASEAN dan melengkapi cetak biru konektivitas ASEAN atau ASEAN Connectivity.

Dengan tema 50 tahun ASEAN, kota-kota dan pemerintah daerah memberdayakan komunitas untuk ASEAN yang lebih kuat. Forum tersebut juga akan diisi banyak sesi diskusi seputar Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), agenda urban baru, pengembangan ekonomi lokal, ketahanan, kepemimpinan pemuda dan perempuan.

“Dalam forum ini juga akan dibahas, bagaimana kota-kota dan pemerintah daerah dapat memainkan peran kunci dalam cetak biru konektivitas ASEAN ini,” ungkap Bernadia.

Dikatakan Bernadia, merupakan suatu kehormatan bisa mengundang Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjadi narasumber atau pembicara di AMF ketiga. Neni akan berbicara di sesi ke-6 dengan tema Memberdayakan Perempuan dan Mempromosikan Tata Pemerintahan Inklusif yang akan digelar Kamis , 27 Juli 2017 pukul 11.00 sampai 12.30 waktu setempat.
“AMF ini akan diikuti sekitar 500 delegasi yang terdiri dari para wali kota, gubernur, pejabat pemerintahan nasional dan perwakilan tetap ASEAN serta organisasi masyarakat, akademisi, dan mitra pembangunan untuk berkolaborasi menghasilkan aksi nyata sesuai topik yang didiskusikan,” bebernya.

Terpisah, Kabag Pemerintahan Setda Bontang, Noorhayati mengatakan, karena materinya telah ditentukan, maka Pemkot Bontang akan mempersiapkan materi tersebut untuk Wali Kota Bontang. Dengan harapan, materi yang disampaikan menjadi best practice bagi wali kota lainnya.

“Dari Indonesia, 3 wali kota yang dijadikan pembicara ialah Wali Kota Surabaya Risma, Wali Kota Makassar M Ramdhan Pomanto dna Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, semuanya beda-beda materi,” terangnya.

Acara tersebut digelar sejak tanggal 26 Juli 2017, namun, Wali Kota Bontang akan menjadi pembicara di hari kedua yakni 27 Juli 2017. Dengan menjadinya pembicara di AMF 2017 ini, diharapkan kebijakan gender saling terkait di tingkat regional dan pemerintahan daerah. Juga bisa mengetahui tantangan isu pemberdayaan perempuan dan inklusif serta pertukaran pengetahuan, mengingat ada sesi tanya jawab.

“Materi yang disampaikan juga mudah-mudahan menjadi pembelajaran mengenai upaya pemberdayaan perempuan dan pemerintah inklusif, agar selaras dengan roadmap ASEAN dan tujuan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.(Adv)

Reporter : Humas Pemkot Bontang    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0