22 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Buron Pencuri Aki di Bengalon Dihadiahi Timah Panas


Buron Pencuri Aki di Bengalon Dihadiahi Timah Panas
Miri (dua dari kanan) dipapah petugas usai mendapat timah panas di betis kirinya saat mencoba melarikan diri, Selasa (12/9) dinihari.(dok/ist)

KLIKBONTANG.COM- Buronan kasus pencurian batrai aki milik PT Vico Indonesia di wilayah Bengalon, Kutai Timur akhirnya dilumpuhkan petugas. Amiruddin alias Miri (42) mendapat timah panas di betis kirinya sesaat mencoba melarikan diri saat diringkus pihak berwajib, Selasa (12/9) dinihari.

Tak hanya kasus pencurian, Amir juga mendapat pasal berlapis. Sebab, di dalam pelariannya selam satu bulan, pelaku membawa serta gadis belia di bawah umur bernisial Wp, asal Desa Perangat, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Jadi dia disangkakan pasal berlapis, karena selai melakukan pencurian juga membawa lari gadis di bawah umur,” kata Kapolres Bontang, AKBP Dedi Agustono melalui Kasat Reskrim Iptu Rihard Nixson melalui siaran persnya.

Iptu Rihard menjelaskan, dalam melakukan aksinya, Amir dibantu oleh dua orang rekannya, masing-masing yakni Suriansyah Alias Mansyah (33) dan Syamsul Alias Syam. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara.

Suriansyah Alias Mansyah (kiri) turut dibekuk polisi

Modus operandi pelaku, dengan mencuri batrai aki milik perusahaan yang tak dijaga ketat oleh perusahaan pada Senin (7/8) lalu. Ketiga pelaku, mencuri di areal perkebunan karet di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur.

Ketiga pelaku berhasil membawa kabur 42 buah LK Aki, kemudian mereka menyimpan barang curian tersebut di beberapa tempat berbeda.

“Dia mencuri di areal perkebunan sawit di Bengalon sana, kemudian dibagi-bagi barang jarahannya,” ujarnya.

Penangkapan pelaku, bermula dari laporan pihak perusahaan yang kehilangan batrai aki di areal perkebunan. Menindaklanjuti aduan tersebut, Polsek Bengalon bekerja sama dengan Polres Bontang menyisir lokasi dan meminta keterangan para saksi.

Dari olah TKP, polisi mendapatkan informasi pelaku Amir alias Miri kemudian segera meringkus pelaku di rumahnya, Desa Sambera, RT 11, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara. Setelah diminta keterangan, pelaku mengaku dibantu oleh dua orang rekannya.

Diperjalanan menuju lokasi dua orang rekannya, Amir berontak, kemudian berusaha melarikan diri. Sehingga polisi langsung menembak betis kiri pelaku. Kemudian, melanjutkan kembali ke rumah pelaku ke-2, Suriansyah alias Mansyah di bangunan kosong, bekas musalah, kilometer 10, Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu.

“Saat ini satu pelaku lainya masih dalam pengejaran petugas,” katanya.

Hingga kini, pelaku masih dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku lainya yang masih dalam pengejaran. Atas perbuatannya, dua orang tersangka disangkakan pasal 363 UU KUHP ancaman penjara 7 tahun. Sedangkan, Amir alias Miri juga dikenakan pasal perlindungan anak di bawah umur.(*)

Reporter : Ichwal Setiawan     Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0