23 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Walikota Neni: Jangan Percaya Berita Hoax!


Walikota Neni: Jangan Percaya Berita Hoax!
Walikota Neni berdialog dengan jemaah usai Salat Subuh di Masjid Jami Al Istiqomah Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Api-api, Bontang Utara, Kota Bontang, Selasa (12/9/2017). (FOTO: HUMAS)

KLIKBONTANG.COM- Gerakan Salat Subuh berjemaah di masjid terus dilakukan Walikota Bontang, Neni Moerniaeni. Kali ini giliran Masjid Jami Al Istiqomah Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Api-api, Bontang Utara disambangi Neni dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkot Bontang, Selasa (12/9/2017).

Agenda rutin ini dimaanfatkan untuk menyampaikan tahapan pembangunan serta keadaan APBD Kota Bontang yang saat mengalami defisit. Selain itu, mendengarkan langsung aspirasi atau masukan masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan dan kemajuan pembangunan di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Walikota Neni meminta kepada seluruh masyarakat Kota Bontang termasuk para jemaah Masjid Istiqomah agar terus memelihara kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta senantiasa memakmurkan masjid dengan melakukan salat lima waktu secara berjemaah di masjid.

“Karena pada hakikatnya, salat berjemaah di masjid akan mendapatkan pahala dan kebaikan yang berlipat ganda, sebagaimana yang disabdakan Nabi Muhammad SAW, salat berjemaah itu lebih utama 27 derajat daripada salat sendirian,” ujar Neni.

Selain akan mendapat pahala yang berlipat ganda, lanjut Neni,salat berjemaah ini merupakan salah satu implementasi dalam mewujudkan Kota Bontang sebagai Smart City.Dimana kita tidak hanya akan meningkatkan sumber daya manusiadari segi intelektual saja, akan tetapi Pemkot juga berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan spiritual masyarakat Kota Bontang.

“Karena saya yakin dengan keseimbangan antara pengetahuan intelektual dengan spiritual yang baik,akan semakin menegaskan bahwa masyarakat Kota Bontang adalah masyarakat yang Smart dan Agamais,”ungkapnya.

Lebih lanjut Neni mengajak seluruh lapisan masyarakat Bontang untuk membentengi diri dengan memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT, serta senantiasa memberikan filter pada diri masing-masing dengan tidak membiasakan dan menghindari fitnah, mem-bullly, serta menjelek-jelekan antara satu sama lainnya.“Karena hal demikianlah yang nantinya bisa memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Bontang,” jelasnya.

Walikota Neni pun meminta doa dan dukungan seluruh lapisan masyarakat agar bisa terus diberikan kesehatan dan mempu mengemban amanah dengan baik, serta menghantarkan Bontang menjadi kota yang semakin lebih baik.

“Di tengah APBD sedang mengalami defisit, tapi itu tidak menjadi penghalang untuk terus melakukan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Insya Allah pada anggaran perubahan nanti gaji imam masjid, mubalig, pendeta serta guru mengaji yang masih tertunggak akan kami bayarkan,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Neni kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menahan diri dan tidak mudah percaya atau terprovokasi dengan tidak menyebarkan berita-berita tidak benar atau hoax, baik itu melalui media sosial khususnya dalam pelaksnaan program pemerintah. Karena apa yang dilakukan pemerintah semuanya bertujuan untuk kepentingan masyarakat Bontang.

“Dan yang terakhir saya mengajak mari kita banyak beribadah serta bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita semua, karena apa yang kita rasakan di Bontang telah lebih baik dari daerah lainnya,” pintanya (hms7/adv)




Comments

comments


Komentar: 0