18 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kanaan Siap-Siap Menuju Kampung Ramah Lingkungan


Kanaan Siap-Siap Menuju Kampung Ramah Lingkungan
Suasana Bimtek mengenai lingkungan hidup wilayah Kelurahan Kanaan di ballroom Hotel Sintuk, Rabu, 15 November 2017 pagi tadi. (FOTO: KLIKBONTANG/ALPIANA)

KLIKBONTANG.COM- Sebanyak 60-an peserta mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) mengenai lingkungan hidup wilayah Kelurahan Kanaan di ballroom Hotel Sintuk, Rabu, 15 November 2017 pagi tadi.

Peserta terdiri dari mitra kelurahan, mulai dari 12 Ketua RT Kanaan, PKK Kanaan, kader posyandu, karang taruna, Lembaga Swadaya Masyarakat (LPM), Program kerja (Pokja) sehat, hingga pengurus Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kanaan Bersinar.

Menurut Lurah Kanaan, Deddy Steven Marpaung, Bimtek ini salah satu upaya pihaknya merealisasikan visi misi Pemkot Bontang, Green City. Yakni, mengelola sampah menjadi barang bernilai ekonomis. Bisa diperjualbelikan kepada khalayak ramai.

“Ini bimtek pertama soal lingkungan hidup yang kami lakukan. Selepas bimtek ini kami akan fokus dulu kepada 1 RT, selanjutnya seluruh RT di Kanaan,” jelas Deddy.

Bimtek ini juga menjadi terusan usai diresmikannya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) KSM Kelurahan Kanaan Bersinar awal 2017 lalu. Apalagi masalah sampah lanjut Dedi dinilai masalah klasik. Namun, dengan berdirinya TPST diharapkan mengubah cara pandang masyarakat tentang sampah. Semula berupa masalah, dapat berubah menjadi berkah.

“Semoga dengan semangat perhatian penuh serta peran aktif semua masyarakat, kita bisa  ubah pandangan kita tentang sampah yang tidak bernilai. Namun akan bernilai ekonomis jika kita kreatif mengolahnya,” tuturnya.

Bimtek ini lanjut Deddy menjadi kesempatan para peserta menimba ilmu dari daerah yang berpengalaman mengelola sampah dan penghijauan. Pihaknya pun langsung mendatangkan Lurah dan Sekretaris Camat di Kota Batu, Malang, Jawa Timur yang terkenal dengan Kampung Ekologi Batu Into Green (BIG).

Di BIG, kata Deddy perpaduan mural dengan tanaman di kampung tersebut memanjakan mata. Ada karya mural tanaman berpadu dengan bunga hidup membentuk dahan-dahan. Seperti bunga petunia warna ungu, putih, dan merah muda yang ditanam dalam pot, kemudian disusun pada dinding seolah-olah itu dahan pohon.

“Sajian mural yang dipadukan dengan tanaman hidup itu disajikan di taman vertikal Kampung Ekologi. Semoga bisa diterapkan di Kanaan, dan Kota Bontang pada umumnya,” harap dia. (adv)

Reporter : Alpiana | Ilham Abdullah    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0