11 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Cuaca Buruk, Kecelakaan Pesawat Terjadi di Bandara Badak LNG


Cuaca Buruk, Kecelakaan Pesawat Terjadi di Bandara Badak LNG
Petugas berusaha memadamkan kobaran api di tubuh pesawat di Bandara Badak LNG.

KLIKBONTANG.COM- Telah terjadi insiden kecelakaan pendaratan pesawat di Bandara Badak LNG, Bontang, Kalimantan Timur, Jumat, 17 November 2017 sekira pukul 16.05 WITA.

Penyebab insiden ini adalah Pesawat milik PT Pelita Air Service tipe ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-PAX yang membawa 42 penumpang dan 4 kru terbang dari bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan menuju Bontang.

Satu jam sebelum penerbangan, dilaporkan telah terjadi hujan lebat di Kota Bontang. Menjelang 15 menit sebelum terbang, FOO melaporkan bahwa cuaca membaik ditandai dengan gerimis dan jarak pandang diatas persyaratan minimum. Akhirnya, pesawat berangkat dari Balikpapan menuju Bontang sesuai jadwal.

Dalam perjalanan, pilot meminta informasi kondisi cuaca dan Runway di Bontang. AFIS Bontang memberikan informasi terdapat genangan air pada landasan pacu dan memberikan saran untuk mendarat di landasan pacu 04/22.

Pilot mengkonfirmasi dan akan melakukan pendaratan. Namun, saat pendaratan dilakukan pesawat tidak dapat berhenti secara normal dan mendarat di luar landasan pacu setelah menabrak pagar pembatas. Kondisi ini diperparah dengan terjadinya kerusakan pada main landing gear sebelah kanan sehingga pesawat miring ke kanan dan sayap kanan pesawat bergesekan dengan tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya kebakaran di sayap kanan pesawat.

Tim AFIS Tower Bontang pun segera menginformasikan keadaan darurat kepada Kepala Bandara Badak LNG dan meminta tim pemadam kebakaran segera menuju lokasi kejadian untuk memadamkan api. Setelah kondisi darurat ditetapkan, seluruh tim tanggap darurat Badak LNG terbentuk dan melakukan mitigasi serta penanganan yang diperlukan.

Akibat insiden ini, dilaporkan tidak ada korban meninggal dunia. Namun terdapat satu orang korban pingsan dan menderita luka robek di dahi dan lecet di wajah kanan, 3 orang lainnya menderita luka serius berupa patah tulang dan luka robek. Dilaporkan juga bahwa sebanyak 14 orang luka ringan dan sisanya mengalami trauma psikologis.

Kecelakaan dapat ditangani dengan baik oleh tim Tanggap Darurat Badak LNG. Api berhasil dipadamkan dan seluruh korban berhasil dievakuasi oleh Rescue Team Badak LNG untuk kemudian mendapatkan perawatan di RS LNG Badak. Pada pukul 16.45 WITA situasi dinyatakan aman kembali (All Clear).

Situasi diatas merupakan rangkaian kegiatan simulasi Emergency Exercise (Non Plant Related Emergency) yang dilaksanakan Badak LNG. Pelatihan ini melibatkan seluruh Emergency Response Team terkait dengan tujuan menanggulangi keadaan darurat yang terjadi.

Pjs. Chief Operating Officer Badak LNG, Widianto P. Syarief mengungkapkan, Emergency Exercise merupakan agenda rutin perusahaan yang bertujuan menguji kesiapan seluruh personil dalam menghadapi situasi darurat. Sehingga, apabila terjadi keadaan darurat yang sesungguhnya seluruh tim Tanggap Darurat dapat bertindak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Hasilnya, penanggulangan keadaan darurat pun dapat berjalan dengan baik, tepat, cepat dan efektif.

“Kegiatan ini untuk melatih sejauh mana kesiapan personel kami dalam menghadapi keadaan darurat” ujarnya.

Widianto menilai latihan keadaan darurat atau emergency exercise sudah berjalan dengan baik, termasuk waktu penanganan yang dilakukan secara cepat sesuai dengan standar Badak LNG. (adv)

Reporter : Humas Badak LNG    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0