23 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Indominco Bangun Clean Water


Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Indominco Bangun Clean Water
Jajaran manajemen PT IMM saat acara peresmian Clean Water. (Foto: Humas IMM for klikbontang)

KLIKBONTANG – PT Indominco Mandiri kembali menunjukan eksistensinya sebagai perusahaan yang peduli dengan lingkungan sekitarnya. Melalui program Community Social Responsibility (CSR) misalnya.


Program-program unggulan untuk kesejahteraan warga sekitar PT Indominco pun digulirkan.


Program CSR itu antara lain, pembangunan Clean Water. Memang, selama kepemimpinan Vice President PT Indominco Mandiri M Nasution sejumlah program yang menyentuh masyarakat banyak membuat Indominco semakin dekat dengan warga.


Saat ditemui klikbontang Senin (4/5) M Nasution mengatakan pembangunan Clean Water ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat yang berada di Santan Tengah, Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara.


“Air bersih menjadi perhatian serius Indominco. Makanya, kami mencoba membangun apa yang dibutuhkan warga. Salah satunya adalah Clean Water. Kalau dihitung-hitung sudah ada 40 Kepala Keluarga yang memanfaatkan air yang berasal dari clean water ini,” kata Nasution.


Kata Nasution, pada acara persemian itu juga dihadiri Vice President Community  Development (CD) Banpu Thailand  Visut Lamaram, dan Manager CD Banpu Thailan Sutiroj, CSR Head PT Incominco Mandiri Hainun, Camat Marang Kayu Rekson Simanjuntak, dan sejumlah kepala desa di Kecamatan Marangkayu beserta tokoh masyarakat.


 “Kami sadar kalau sekarang bisnis batubara memang tidak baik. Tetapi hal itu tidak membuat kami lantas begitu saja tidak peduli dengan warga sekitar. Program harus tetap jalan,” tutur Nasution.


Sementara itu, CSR Head PT Indominco Mandiri Hainun mengatakan, dalam pelaksanaan program pembangunan Clean Water, perusahaan bekerja sama dengan berbagi pihak, termasuk dengan pemerintah dan masyarakat. Clean Water tersebut dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa. Sementara warga warga ikut berpartisipasi  dengan masing-masing membeli kilo meter senilai Rp 800 ribu.

“Kami selalu bersinergi dan menjalin kemitraan dengan semua pihak, tak terkecuali masyarakat, sebab keterlibatan masyarakat itu penting. Pertimbangannya,  masyarakat ikut berpartisipasi tentu akan timbul rasa memiliki,” pungkasnya. (jm4/adv)

Reporter : Ikhwal    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0