24 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Terminal dan Pekerja Tambang jadi Sasaran Edar Sabu


Terminal dan Pekerja Tambang jadi Sasaran Edar Sabu
Barang bukti pengedar sabu ke pekerja tambang. (IST)

KLIKBONTANG.COM- Peredaran narkoba merambat ke terminal bus antarprovinsi Samarinda-Banjarmasin di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang dan pekerja tambang. Tiga orang diringkus jajaran BNN Provinsi Kalimantan Timur, Senin, 4 Desember 2017 lalu.

Mereka adalah AL (49) dan RN (24). AL bekerja sebagai penjual tiket bus, sedangkan RN, sebagai buruh terminal. Sementara MA (61), warga Muara Jawa, Kutai Kartanegara diduga pemasok sabu ke pekerja tambang batubara di Sangasanga, Kutai Kartanegara. Ketiga pelaku kini meringkuk di penjara BNN.

BNN sudah mencurigai terminal antarprovinsi itu sebagai lokasi peredaran sabu. Dari keresahan itu, petugas BNN melakukan penyelidikan hingga ke dalam area terminal. "Sekian lama kami amati, kami lakukan penangkapan sekitar jam 1 siang di dalam terminal," kata Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kalimantan Timur AKBP Halomoan Tampubolon, Rabu (6/12/2017) kepada wartawan.

Dari keduanya, petugas mengamankan antara lain sabu total seberat 4,34 gram, pipet, sendok takar, korek dan 2 telepon genggam. "Kedua orang ini pemain lama (berbisnis sabu). Langsung kita bawa ke kantor," tambah Tampubolon.

Tim penindakan BNN kembali bergerak. Usai menangkap AL dan RN, malam harinya sekira pukul 20.00 Wita, BNN juga meringkus MA (61), warga Muara Jawa, Kutai Kartanegara.

MA menurut Tampubolon, bukanlah wajah baru. Dia baru saja bebas dari penjara, juga terkait kasus narkoba. "MA ini baru saja menghirup udara segar, kembali lagi berulah. Dugaan kami, dia ini memasok sabu ke kalangan pekerja tambang batubara di Sangasanga (Kutai Kartanegara)," ungkap Tampubolon.

"Waktu kami amankan MA di rumahnya ini, kami juga temukan anaknya, IP (26). Dugaan sementara, IP ini pengguna karena waktu kami lakukan tes urin, hasilnya positif mengandung sabu," terang Tampubolon.

Bersama dengan barang bukti antara lain sabu 0,23 gram, sendok takar, pipet, telepon selular dan uang tunai Rp 420.000, MA dan IP, digelandang ke kantor BNNP Kaltim di Jalan Rapak Indah, Samarinda.

"Kami jerat mereka ini, dengan Undang-undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Sudah barang tentu, kasus ini masih terus kami kembangkan ya," ucap Tampubolon. (*)

Reporter : Omar N | Mdk    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0