11 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tiga Tahun Meningkat, Pendonor Darah di Bontang Tembus 3 Ribu


Tiga Tahun Meningkat, Pendonor Darah di Bontang Tembus 3 Ribu
Stok darah di PMI cabang Bontang.

KLIKBONTANG.COM- Jumlah pendonor darah di Kota Bontang Kalimantan Timur hingga 6 Desember 2017 tembus sampai 3.346 orang. Mereka adalah Donor Darah Pengganti (DDP) dan Donor Darah Sukarela (DDS). Angka ini pun diprediksi bakal bertambah.

Selama kurun waktu tiga tahun terakhir, kesadaran warga Bontang akan pentingnya donor darah terus memperlihatkan grafis menggembirakan. Buktinya, di 2015 jumlah pendonor sebanyak 3.357 orang, setahun berikutnya, 2016 pendonor berjumlah 3.479 orang.

"Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kepedulian sesama semakin meningkat, stok darah pun, selama ini masih tetap aman,” ungkap Modesta staf Unit Transfusi Darah Rumah Sakit PKT Bontang saat ditemui klikbontang.com di ruang kerjanya, Rabu, 6 Desember 2017.

Lanjut Modesta, DDP sendiri berasal dari keluarga, kerabat, atau siapa pun yang ingin mendonorkan darahnya hanya untuk pasien tertentu. Misalnya, pendonor darah ikut donor untuk menyumbangkan darahnya khusus pasien yang infonya tersebar melalui jejaring sosial ataupun informasi dari teman ke teman. Sedangkan DDS warga yang telah menjadi pendonor tetap tiga bulan sekali.

DDP juga bisa berkelanjutan menjadi DDS dengan bergabung via online di group facebook donor darah Bontang dan tentunya memenuhi syarat berusia 17 sampai 60 tahun, berat badan 45 kilogram ke atas, tekanan darah 100 sampai 180 per 50 sampai 100 mmHg serta nadi teratur 50 per menit. Serta tidak diperbolehkan bagi ibu hamil dan menyusui dan menstruasi bagi wanita.

Modesta pun mengajak warga Bontang yang memenuhi syarat agar menjadi pendonor darah. Sebab, manfaatnya sangat besar. Antara lain; meringankan kinerja jantung. Saat mendonorkan darah, kita memberi ruang pada jantung agar lebih ringan dalam memompa darah. Merangsang pertumbuhan sel darah dalam tubuh. Ketika mengeluarkan darah pada saat donor,  tubuh akan membuat signal untuk membuat sel darah yang baru pada saat itu juga.

"Setiap tiga bulan, pendonor akan di cek hemoglobin dan tekanan darah saat akan mendonorkan darahnya. Dari pemeriksaan itu, kesehatan pendonor bisa terpantau setiap tiga bulannya," jelasnya. (*)

Reporter : Alpiana    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0