21 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Okupansi Hotel di Kaltim Masih Rendah


Okupansi Hotel di Kaltim Masih Rendah
Ilustrasi pekerja hotel merapikan kamar.

KLIKBONTANG.COM- Tingkat hunian atau okupansi kamar hotel berbintang di Kalimantan Timur tak jua pulih. Memasuki triwulan terakhir tahun ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim melaporkan, Oktober lalu, okupansi kamar hanya berada di level 49,70 persen.

Merujuk standar ditetapkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), jika hotel hanya mengandalkan produk kamar sebagai sumber pendapatan, maka tingkat hunian atau okupansi ideal adalah 60 persen dari jumlah kamar. Jika kurang dari itu, maka mustahil menutupi biaya operasional.

Merinci laporan BPS Kaltim per Oktober lalu, tingkat hunian kamar tertinggi dicatatkan hotel klasifikasi bintang tiga. Itu pun hanya 56,68 persen. Hotel-hotel bintang empat dan bintang lima, masing-masing terisi 48,82 dan 40,31 persen dari jumlah kamar yang disediakan. Di klasifikasi bintang dua dan satu, masing-masing 47,67 dan 15,54 persen.

Sedangkan untuk catatan tahun ini, tak sekalipun okupansi hotel di Kaltim mencapai 60 persen. Tingkat hunian kamar tertinggi terjadi pada Maret lalu, sebanyak 57,56 persen. Dan yang terendah terjadi pada Juni lalu. Karena bertepatan dengan Ramadan, tingkat hunian kamar hotel hanya 45,21 persen.

Pada periode laporan Oktober lalu, rata-rata lama tamu menginap untuk hotel-hotel di Kaltim juga turun. Yakni menjadi 1,83 hari, dari bulan sebelumnya yang masih di posisi 1,90 hari

“Penurunan itu terjadi karena rata-rata lama menginap tamu domestik turun, dari rata-rata 1,80 hari dari menjadi 1,87 hari. Sedangkan untuk tamu mancanegara, durasi menginap lebih lama, di posisi 3,66 hari per tamu,” terang Kepala BPS Kaltim M Habibullah. (*)

Reporter : Dwipradipta    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0