17 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Hadapi Pascamigas, Neni Minta Genjot Potensi Wisata


Hadapi Pascamigas, Neni Minta Genjot Potensi Wisata
Neni Moerniaeni memberikan wejangan saat meresmikan Kantor Disporapar di Graha Pemuda, Rabu (3/1/2018).

KLIKBONTANG.COM- Walikota Bontang, Neni Moerniaeni meminta sektor pariwisata di Kota Bontang, Kalimantan Timur kian digenjot, tidak lagi mengandalkan migas yang selama ini jadi 'jantung' pendapatan Kota Taman.

Hal ini disampaikan Neni saat meresmikan kantor baru Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Bontang di Graha Pemuda Jalan Jenderal Soedirman, Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang, Rabu (3/1/2018) pagi.

"Meski anggaran yang rendah, saya ming maksimalkan segala potensi pariwisata di Bontang," pinta Neni.

Luas wilayah Kota Bontang 70 persen lautan merupakan berkah tersendiri bagi masyarakat. Kota Taman memiliki daya tarik wisata maritim hingga kekayaan lautnya.

Memasuki tiga tahun kepemimpinannya bersama Basri Rase, Neni kosisten membangun sektor maritim, termasuk objek wisata di wilayah maritim Kota Bontang. Sebab sektor wisata ini adalah cikal bakal penopang roda perekonomian pascamigas nanti, mengingat sektor migas dan turunannya yang dikelola oleh PT Badak dan PT Pupuk Kaltim kelak akan habis.

"Maka sektor pariwisata inilah yang kita siapkan sebagai asa seluruh masyarakat di Kota Taman, dan hal tersebut harus kita mulai dari sekarang. Saya yakin karena potensi wisata yang kita miliki baik itu di darat dan di laut sangat menjanjikan dan tidak kalah dengan objek wisata di daerah lain,” papar Neni.

Neni berkata, Pemkot Bontang saat ini telah menyusun program di sektor pariwisata dengan menjadikan perkampungan di atas laut dan pulau-pulau yang ada di wilayah Kota Bontang sebagai objek wisata baru. Untuk menyukseskan hal tersebut, Pemkot Bontang berencana mengadakan kapal wisata yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai media transportasi menuju objek wisata pulau-pulau di Kota Bontang.

Sebagi Kota Maritim, Kota Bontang tak hanya fokus kepada pariwisatanya saja, namun sektor perikanan juga jadi perhatian. Namun, harus dibarengi dengan perkembangan fasilitas seperti pelabuhan dan objek wisata.

Salah satu terobosan yang akan dilakukan adalah Gerakan Budidaya Ikan. Yakni memperbanyak keramba apung, isi setiap keramba dibedakan jenis ikannya, sehingga jenis-jenis ikan yang dimiliki lengkap dan memasarkannya juga akan lebih mudah.

"Keramba apung ini tidak hanya untuk membudidayakan ikan saja, akan tetapi juga bisa dijadikan sebagai tempat wisata. Yang pastinya, akan sangat menarik," ujar Walikota Neni. (*)

Reporter : Fanny    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0