17 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Banjir jadi Momok Dua RT di Telihan, Ini Penyebabnya


Banjir jadi Momok Dua RT di Telihan, Ini Penyebabnya
Komisi gabungan DPRD Bontang memperhatikan kanal aliran penyebab banjir di Kelurahan Gunung Telihan, Kota Bontang, Senin (8/1/2018). (FANNY/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM- Komisi gabungan, Komisi I dan III DPRD Bontang 'turun gunung' melihat langsung alias inspeksi mendadak (sidak) ke RT 25 dan 27 Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat, Kota Bontang, Kalimantan Timur yang menjadi langganan banjir, Senin (8/1/2018) pagi.

Hampir tiap musim hujan, warga di dua RT ini dihantui musibah banjir. Penyebabnya, kanal atau saluran air tepat di samping Pasar Taman Telihan, kilometer 6 terbendung endapan pasir bercampur tanah sehingga terjadi pendangkalan. Panjang saluran ini diperkirakan 1.500 meter sampai ke arah belakang Kantor Camat Bontang Barat.

Kedalaman kanal diperkirakan kurang lebih satu meter, sehingga ketika hujan lebat melanda saluran air dapat meluap ke pemukiman warga dan mengakibatkan banjir.

Mahfud, salah satu warga sekitar berujar Lantas meminta pengerukan agar saluran air bisa lancar. Namun, saat pengerukan dilakukan harus di semen bagian dasar kanal.

"Kalau perlu dasar kanal disemen, jadi kalau dangkal lagi, warga bisa bergotong royong mengeruk sendiri," ujar Mahfud.

Terkait kendala lainnya, jalanan sebelah kanal kisaran 3 meter digenangi air lantaran jalan tersebut lebih rendah dibanding saluran air. Sehingga diusulkan penambahan pelebaran jalan sekira 50 sentimeter.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Bontang, Rustam HS berjanji akan membawa masalah ini ke rapat kerja memanggil camat, lurah, dan perwakilan beberapa warga Telihan. Guna membahas solusi akan dampak yang bisa ditimbulkan terhadap warga apabila dilakukan penanganan banjir dengan pengerukan dan pelebaran jalan.

"Langkah awal harus menambah kedalaman kanal sekitar dua meter dengan pengerukan, agar dapat menampung volume air yang tinggi, dan aliran air tidak tersumbat lagi," jelas Rustam HS.

Pun begitu, Yandri Dasa, Sekretaris Komisi I DPRD Bontang yang ikut dalam barisan berjanji akan mengawal, bersama Komisi III, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Camat dan Lurah mengatasi masalaha banjir langganan yang selalu menimpah warga telihan.

"Kami janji mengawal masalah ini agar bisa segera teratasi dan banjir tidak terjadi lagi," ujar politisi Hanura ini. (*)

Reporter : Alpiana    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0