18 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

32 Kasus Difteri Ditemukan di Kaltim selama Dua Pekan, 3 Kota Ini Dominan


32 Kasus Difteri Ditemukan di Kaltim selama Dua Pekan, 3 Kota Ini Dominan
Pelajar disuntik vaksin untuk menghindari difteri.

KLIKBONTANG.COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Kalimantan Timur mendata sudah ada 32 kasus difteri yang terjadi di seluruh Kaltim selama dua pekan di Januari 2018. Hal itu disampaikan Soeharsono, Kabid P2PL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan) Dinkes Kaltim, Senin (15/1/2018).

"Selama dua minggu sudah ada 32 kasus. Minggu pertama ada 12 kasus yang dilaporkan, sementara untuk minggu kedua ini, ada 20 kasus yang ada. Paling dominan, memang kasus Difteri yang ada di Samarinda," ucapnya.

Sampai saat ini, disebut Soeharsono, sudah ada 3 wilayah Kabupaten/ Kota di Kaltim yang sudah menyatakan Difteri sebagai Kejadian Luar Biasa. "Ada Balikpapan, Kutim dan terakhir Samarinda, juga sudah tetapkan daerahnya sebagai KLB. Yang lain masih belum, baru ada 3 daerah," ucapnya.

Sementara itu, dari 3 daerah KLB tersebut, baru Balikpapan yang dilaporkan sudah melakukan vaksin imunisasi menyeluruh. "Baru Balikpapan yangc akupan imunisasinya mencakup satu wilayah kota. Sementara yang lain, cakupannya masih selektif (satu daerah ke satu daerah). Jadi, Balikpapan saja yang seluruhnya, tetapi dilakukan secara bertahap," ucapnya.

Belum dilakukannya pemberian vaksin Difteri untuk cakupan menyeluruh ke seluruh kota/ kabupaten di Kutim dan Samarinda, dijelaskan karena kuota vaksin yang memang sulit dipenuhi.

"Sekarang kasus kan meningkat. Kami sudah drop sebagian (vaksin), sisanya kami tunggu dari pemerintahpusat. Vaksin saat ini di pemerintah pusat juga kewalahan. Kemungkinan penyedianya juga tak mampu siapkan vaksin dalam jumlah besar di waktu yang bersamaan. Persoalan Difteri kan tak hanya terjadi di Kaltim, tetapi juga di beberapa daerah di Indonesia. Ini yang juga jadi kendalanya," katanya.

Khusus untuk pembahasan Difteri di wilayah Kaltim tersebut, DInkes pun telah meminta Kementerian Kesehatan, untuk turun tangan membahas persoalan tersebut. Rencana ini akan dilakukan dengan menggelar rakor penanganan Difteri di Kaltim. KLIK JUGA: Samarinda Ditetapkan KLB difteri

"Pertemuan besok (hari ini) khusus membahas Difteri. Kami undang semua stake holder, mulai dari Kepala DKK Kabupaten/ Kota sampai Bupati/ Walikotanya. Perwakilan dari pusat juga ada. Pertemuan dilakukan besok, di hotel Grand Royal Balikpapan. Direktur dari Kemenkes yang menangani persoalan vaksin juga akan hadir di esok hari," katanya. (*)

Reporter : Omar N    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0