18 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Wajah Lama Hiasi Kasus Ilegal Logging di TNK


Wajah Lama Hiasi Kasus Ilegal Logging di TNK
Ilustrasi alat berat dan tumpukan kayu tanaman industri yang sudah dipanen.

KLIKBONTANG.COM - Wajah lama diketahui menjadi pelaku penebangan pohon ilegal di Taman Nasional Kutai (TNK), Kalimantan Timur pada 2017 lalu.

Sedangkan satu pelaku lain diketahui seorang pendatang baru, yang telah ditangani Balai Gakum, Samarinda. Hal itu diungkapkan Hery Hendro Sulistyo, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Polhut, BTNK saat ditemui klikbontang.com, belum lama ini.

Dia menjelaskan, wajah lama yang terjaring dalam operasi Polhut bersama sejumlah pihak itu, sebelumnya pernah diamankan dalam kasus serupa sebelum 2015 lalu.

Pria berinisial Nd itu telah divonis sesuai pelanggaran yang dilakukan. Namun sanksi yang diterima tampaknya tak membuat jera. Nd kembali terjaring operasi pada 2017 lalu, saat beraktivitas penebangan pohon ilegal di jalan Melawai, Kutai Timur.

"Saat ditanyai penyidik, alasannya klasik: untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Tapi sangat disayangkan, cara yang dipilih salah," bebernya.

Kasus perambahan hutan dan ilegal logging memang terus menjadi perhatian Polhut belakangan. Terlebih setelah SK tentang enclave diterbitkan Kemen-LHK.

Padahal kata dia, belum ada penetapan tapal batas oleh tim teknis sesuai instruksi Bupati Kutim. Artinya, SK tersebut harus ditindaklanjuti dengan penetapan tapal batas yang melibatkan sejumlah pihak. Mulai dari TNK, Camat, Desa dan sejumlah tim teknis lain.

"Saat ini, teman-teman di Polhut cukup kewalahan dengan kasus perambahan ini. Karena dengan SK tentang enclave itu, masyarakat menganggap sudah bebas menggarap sebagian lahan TNK. Padahal, masih ada proses yang harus dilalui," katanya.

"Karena itu, sangat dinantikan tindak lanjut berupa SK penetapan tapal batas dari Bupati, sebagai pemohon enclave," harapnya. (*)

Reporter : Imran Ibnu    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0