10 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Petani Kepergok Bawa Potongan Daging Sapi Hasil Curian


Petani Kepergok Bawa Potongan Daging Sapi Hasil Curian
Barang bukti potongan daging sapi curian.

KLIKBONTANG.COM - Ayut Hermawan (45), seorang petani warga pendatang yang tinggal di Desa Sungai Payang, Loa Kulu, Kutai Kartanegara, berurusan dengan polisi. Dia diduga mencuri sapi tetangganya sendiri, Hatta (60), yang kemudian dipotong-potong dan dagingnya dijual.

Ayut ditangkap Senin (16/1) malam kemarin. Sore hari sebelumnya, sekira pukul 18.00 WITA, Hatta melihat seorang yang diketahui adalah Ayut, membawa motor sambil membawa karung.

"Pelapor (Ayut) ini kemudian mengikuti pelaku dan menghentikan jalan kendaraan. Sempat ditanya pelapor, bawa apa ini?" kata Kapolsekta Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan, kepada wartawan, Selasa (16/1/2018).

Ayut pun punya jawaban. Dia menyebut membawa sapi yang terpotong-potong itu karena mati terjerat tali. Hatta semakin curiga, kalau itu sapi miliknya yang dicuri.

"Pemiliknya ini melihat kaki sapi bekas jeratan tali. Dia (Hatta) lantas pulang, dan memanggil warga lainnya," ujar Ade.

Beruntung, Hatta tahu tempat tinggal Ayut. Dia pun bergegas mendatangi rumah Ayut, dan kembali bertanya di mana potongan sapi yang dibawanya tadi.

"Ternyata sapi itu sudah dijual ke warga lain. Hatta ini kemudian mendatangi warga yang membeli potongan daging sapi tadi, dan ternyata benar ada," kata Ade.

Hatta keberatan, dan merasa yakin bahwa potongan daging sapi itu, adalah dari sapi miliknya yang dicuri oleh Ayut. Hatta, lantas melapor ke polisi dan kemudian Ayut dijemput tim Reskrim Polsek Loa Kulu.

Di Mapolsek Loa Kulu, Ayut tidak bisa membantah kalau memang benar dia telah mencuri sapi Hatta, dengan cara menjerat menggunakan tali. Diduga motifnya, untuk mendapatkan uang, setelah memotong dan menjual daging sapi.

"Dia sudah kita tahan. Kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan," pungkasnya. (*)

Reporter : Dewi Ramadhania | Mdk    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0