14 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Proyek Kereta Api di Kalimantan Tertunda, Ini Alasannya


Proyek Kereta Api di Kalimantan Tertunda, Ini Alasannya
Ilustrasi pekerja menghitung bantalan kereta api.

KLIKBONTANG.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa proyek pembangunan kereta api di Kalimantan belum dapat dilaksanakan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Budi di Istana Presiden seusai Sidang Kabinet Paripuna pada Senin (12/2/2018) ketika ditanyakan oleh wartawan mengenai potensi proyek infrastruktur yang pelaksanaannya tidak sesuai target.

“Saya pikir kereta api, karena ada kereta api yang diinisasi swasta di Kalimantan. Karena batu bara tidak terlalu baik, jadi infrastruktur di Kalimantan belum dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, investor proyek kereta api di Kalimantan tersebut meminta jaminan kepada pemerintah. Kendati demikian, Budi mengatakan pemerintah tidak bisa memberikan jaminan tersebut.

Meski tidak berjalan mulus, lanjut Budi, pemerintah belum akan mencoret kereta api Kalimantan ini dari daftar proyek strategis nasional. Sebab, pemerintah masih melihat kemungkinan proyek tersebut bisa terwujud.

"Tidak dicoret, karena mereka minta jaminan dan kita tidak bisa beri," dia meyakini.

Menurut dia, jika nantinya harga batu bara mulai mengalami perbaikan dan bisnis di sektor pertambangan di Kalimantan kembali menggeliat, diharapkan proyek kereta api ini bisa segera terlaksana.

"Saya belum bicara detail dengan itu, kerena dari investornya selalu datang tapi di akhirnya selalu minta jaminan pemerintah. Itu saya akan finalisasi lagi. Karena kan sebenarnya antara kita ingin dengan tidak mau memberikan suatu jaminan. Jadi biarkah itu di situ, siapa tahu nanti pada saat harga batu bara bagus mereka akan mau tanpa jaminan. Itu aja, antara ingin tapi saya juga meniadakan inproyek strategis nasional," tandas dia.

Seperti diketahui, proyek kereta api di Kalimantan itu akan digarap oleh PT Kereta Api Borneo (KAB), anak usaha Russia Railways, sebuah perusahaan dari Rusia.

Seperti diberitakan sebelumnya, KAB siap mengucurkan dana hingga US$2 miliar untuk pembangunan kereta api di Kalimantan Timur.

KAB akan menggarap Jalur Utara sepanjang 270 km yang membentang dari Tabang, Kutai Kertanegara menuju Melak, Kutai Barat.

KAB juga akan membangun rel sepanjang 305 km dari Penajam hingga Kutai Barat atau Jalur Selatan. (*)

Reporter : Omar N | Berbagai Sumber    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0