10 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bunuh Sekeluarga karena Istri Beli Mobil Diam-Diam


Bunuh Sekeluarga karena Istri Beli Mobil Diam-Diam
Emma dan dua putrinya, yakni Nova (23) serta Mutiara Ayu (13), yang tewas berpelukan di rumahnya, Blok B6 Nomor 5 Perumahan Taman Kota Permai 2, RT5/RW12 Periuk, Jati Using, Tangerang, Banten, Senin (12/2/2018).

KLIKBONTANG.COMKekagetan Abi berubah menjadi amarah, saat mengetahui sang istri diam-diam membeli mobil Toyota Agya dengan cara mencicil. Amarahnya membuncah pada Senin (12/2/2018) dini hari. Pada malam jahanam itu, ia membunuh istri siri dan kedua putri tirinya. Ketiganya tewas berpelukan.

Selang sehari, Selasa (13/2/2018), polisi mengungkap pelaku pembunuhan Titin Suhemah (40) alias Emma dan dua putrinya, yakni Nova (23) serta Mutiara Ayu (13), yang tewas berpelukan di rumahnya, Blok B6 Nomor 5 Perumahan Taman Kota Permai 2, RT5/RW12 Periuk, Jati Using, Tangerang, Banten.

Adalah Muchtar Efendi alias Pendi alias Abi, laki-laki 60 tahun yang membunuh ketiga perempuan tersebut. Abi adalah suami siri yang baru setahun terakhir menikah dengan Emma.

"Istrinya mengkredit mobil tanpa sepengetahuan suaminya, karena enggak sanggup bayar, jadi cekcok dan puncaknya itu kejadian kemarin," kata Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan, Selasa (13/2).

Perseteruan antara Emang dan Pendi telah terjadi tiga hari sebelum pembunuhan dilakukan. Puncaknya terjadi saat Emang meminta uang kepada Pendi untuk membayar cicilan mobil, beberapa saat sebelum pembunuhan terjadi.

Sikap Emang tersebut memicu cekcok. Kata Harry, para tetangga juga mendengar pertengkaran Emang dan Pendi. Pertengkaran itu berujung pembunuhan terhadap Emang dan dua anaknya.

Harry mengatakan usai membunuh istri dan anaknya, Pendi berusaha untuk membunuh dirinya sendiri. Akibat tindakan itu Pendi mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.

"Iya itu dia pengin bunuh diri dengan melukai dirinya sendiri," tuturnya. 

Harry melanjutkan, secara ekonomi keluarga Pendi tidak kekurangan. Dugaan itu, kata dia, berdasarkan barang-barang yang dimiliki oleh keduanya di dalam rumah tersebut. Pendi dan Emang juga diketahui bekerja sebagai pedagang pakaian wanita. 

Peristiwa pembunuhan satu keluarga di Tangerang ini terkuak setelah seorang teman dari Tiara mendatangi rumah Pendi tetapi tidak terdapat jawaban dari rumah tersebut. Teman dari Tiara itu merasa aneh karena semua pintu tidak terkunci. 

Dia lalu melaporkan hal tersebut kepada tetangga Tiara dan Ketua RT setempat. Saat warga dan polisi mengecek ke dalam rumah, mereka menemukan para korban. 

Emang bersama Tiara dan Nova tewas bersimbah darah dalam posisi saling berpelukan. Sementara Pendi ditemukan di ruangan terpisah dengan kondisi luka-luka. Polisi menjerat Pendi dengan Pasal 338 dan 340 KUHP tentang pembunuhan.

Reporter : Ramadhan | CNN    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0