18 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Keluhan Pelanggan PDAM Bersifat Kasuistik hingga Provokatif


Keluhan Pelanggan PDAM Bersifat Kasuistik hingga Provokatif
Direktur PDAM Tirta Taman, Suramin (DOK/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taman Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) mengklaim telah memberikan pelayanan optimal kepada 25 ribu pelanggannya. Riak-riak keluhan yang kadang muncul, dinilai bersifat kasuistik hingga provokatif.

"Beberapa kasus yang muncul di Medsos (media sosial, red.), cenderung provokatif. Karena laporan tidak sesuai kenyataan, dan tanpa identitas," jelas Suramin, kepada klikbontang.com, belum lama ini.

Sehingga, terkesan hanya ingin melempar "bola panas" ke publik, tanpa mencari penyelesaian. Sedangkan keluhan pelanggan yang kadang diterima, umumnya bersifat kasuistik. Biasanya, terjadi akibat gangguan pada jaringan di luar pabrik PDAM.

Keluhan air keruh misalnya. Dia sering menemukan, biang kekeruhan air disebabkan tandon pelanggan yang bagian dasarnya diendapi lumpur. Sehingga, ketika air mengucur dari permukaan tandon, air yang keluar dari keran menjadi keruh. Demikian pula dengan air tidak mengalir. Bisa dipicu pecahnya pipa akibat suatu hal.

"Misal kena benturan benda tajam atau tumpul. Seperti orang menggali untuk pribadi atau bangun jargas (jaringan gas, red.) dan hal lain," bebernya.

Tingkat prioritas penanganan kasus, kata Suramin memiliki pertimbangan khusus. Semisal dalam sehari, terdapat beberapa aduan. Seperti pipa bocor, air keruh, hingga air yang mengalir kecil. Maka prioritas utama petugas adalah menangani pipa bocor. Sebab, jika dibiarkan akan membuat air terbuang percuma, dan menyebabkan pembayaran membengkak.

Setelah itu, baru melangkah pada kasus lain yang dinilai bisa berdampak luas bagi pelanggan lain. "Jika yang utama sudah selesai, baru ke keluhan lain. Seperti air keruh, yang mengalir kecil dan jenis lain terkait kualitas pelayanan. Intinya, semua laporan jelas, akan ditindaklanjuti," tuturnya.

Suramin pun optimistis, dengan dukungan masyarakat, pelayanan PDAM akan terus membaik. Perusahaan pelat merah yang memiliki 8 Water Treatmen Plant (WTP) itu akan terus bekerja memenuhi kebutuhan air bersih warga Bontang.

"Baru beberapa WTP yang sudah operasi 24 jam. Sisanya belum, masih sesuaikan kebutuhan pelanggan. Jangan sampai terjadi pemborosan SDM hingga biaya operasional," tuturnya.

Dia juga mengimbau, pelanggan PDAM bisa rutin melakukan pembersihan tandon atau bak penampungan air. Sama seperti upaya shutdown  yang rutin dilakukan PDAM setiap 3 bulan sekali. Agar kebutuhah air bersih bisa dinikmati pelanggan secara merata. (*)

KLIK JUGA: PDAM Dikritik Pelanggan, Suramin: Kami Tak Tanggapi Surat Kaleng

Reporter : Imran Ibnu     Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0