18 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Resmi Dilantik, Kajari Prioritaskan Kasus Perusda AUJ


Resmi Dilantik, Kajari Prioritaskan Kasus Perusda AUJ
Kepala Kejaksaan Negeri Bontang, Agus Kurniawan (IST)

KLIKBONTANG.COM - Agus Kurniawan resmi dilantik sebagai Kepala Kejari Bontang definitif yang sebelumnya pelaksana tugas, atas perintah mantan Kajati Kaltim, Fadil Zumhana. 

Agus dilantik Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim, Ely Shahputra di kantor Kajati di Jalan Bung Tomo, Samarinda. Dia dilantik bersama Kajari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (13/3/2018).

Resmi menjabat Kajari Bontang, Agus menyatakan tidak mematok target penanganan perkara korupsi. Namun, kata dia, ia memprioritaskan penuntasan perkara korupsi, seperti Perusda milik Pemkot Bontang.

Selain itu, ia akan segera melakukan koordinasi dan sinergi dengan pemerintah. Khususnya dalam upaya pengawalan pembangunan sejumlah proyek yang ada di Kota Taman. Baik proyek strategis, maupun yang berkaitan dengan pemerintah.

“Tetapi kami punya prioritas dalam kinerja pemberantasan korupsi. Jadi tidak ada target tapi prioritaskan perkara yang menjadi perhatian publik. Seperti Perusda di‎ Bonta‎ng," kata Agus.

Hanya, lanjut dia, penanganan perkara tersebut Kejari Bontang belum melayangkan surat ke Perusda Aneka Jasa Usaha (AJU) yang mendapat kucuran penyertaan modal sekitar Rp 16 miliar tahun 2014 lalu. Seperti diketahui, penyertaan modal Pemkot Bontang ke Perusda AUJ tahun anggaran 2014 lalu sebesar Rp 16 milliar lebih.

"Kami belum menyurati. Dalam waktu dekat kami Surati. Kalau direkturnya (saat itu) tidak penuhi panggilan sesuai aturan hukun, bisa masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," jelas Agus.

Tugas lain menyelesaikan beberapa tunggakan kasus buronan, atau meringkus segera mereka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Sedangkan untuk kasus tindak pidana korupsi (Tipikor), Agus enggan mengedepankan pengungkapan kasus yang hanya berdasarkan kuantitas. Ia ingin kasus tipikor yang ditangani penyidiknya mempunyai kualitas. Supaya bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat. “Tidak harus banyak. Tapi satu berkualitas. Dan itu menjadi perhatian,” katanya. (*)

KLIK JUGA: Mantan Tim Tracking Capim KPK, Jabat Kajari Bontang

Reporter : NR Syaian    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0