16 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Diduga Cinta Kandas, Lengan Diiris Pakai Pisau


Diduga Cinta Kandas, Lengan Diiris Pakai Pisau
SC berhasil ditangkap warga dengan memberikannya sarung untuk tubuhnya, Rabu (11/4/2018).

KLIKBONTANG.COM - Aksi nekat seorang pemuda berinisial SC (22) mendadak hebohkan warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, Kota Bontang, Rabu (11/4/2018) siang tadi.

Dia diduga hendak mencoba bunuh diri dengan mengiris sejumlah bagian tubuhnya memakai sebilah pisau dapur. Menurut keterangan ibu SC, TTM menyebut, setelah anaknya itu mengiris tubuhnya sendiri dia langsung lari menuju Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Bank Dhanarta. Meski mencoba untuk mengejar, namun upaya tersebut tidak berhasil.

"Saya dan suami mau ngejar tapi enggak kuat. Bahkan saya sudah lepas sandal," ucapnya tersedu saat ditemui media ini di RS Amalia Bontang.

Sementara, dari keterangan seorang warga yang saat itu melintas di depan Bank Dhanarta, melihat SC tanpa busana berlari ke arah jalan Imam Bonjol dengan lumuran darah di sebagian tubuhnya. Melihat kejadian tersebut, sontak dia pun langsung meminta tolong kepada warga lain untuk mengejar SC.

"Setelah dari Jalan Ahmad Yani, menuju Jalan Imam Bonjol. Dia berhasil ditahan warga di Jalan Bulu Tangkis Perumahan Bontang Permai. Tadi itu sekira pukul 14:00 wita," sebutnya.

Usai berhasil ditangkap, warga sekitar pun melakukan pertolongan kepada korban dengan memberi sarung untuk menutupi tubuhnya tanpa sehelai benang. Menggunakan mobil pikap warga, SC segera dilarikan ke Rumah Sakit Amalia Bontang untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari pantauan media ini, pria yang sehari-hari bekerja di bengkel ini mengalami luka parah. Sejumlah irisan pisau terdapat di tubuhnya. Mulai dari kedua lengan, perut serta kedua kakinya. Akibatnya tetesan darah pun menyelimuti badannya.

Ada pun penyebab SC melakukan hal tersebut, ia diduga tak kuasa menahan depresi lantaran hubungan asmaranya kandas. "Sejak tiga ini memang tingkahnya berubah setelah putus cinta. Tapi tidak tau penyebab sebenarnya melakukan semua ini," ucap salah satu keluarga SC yang enggan disebut namanya.

Lanjut dia menjelaskan, pagi tadi SC masih terlihat baik-baik saja. Pandangannya kosong, namun tak mau menceritakan apa yang terjadi pada dirinya. "Padahal anaknya alim. Mungkin nggak kuat nahan depresinya. Dan kita tidak tahu masalahnya yang sebenarnya," tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, SC yang diketahui sehari-harinya bekerja di bengkel, masih berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Amalia, untuk mendapat penanganan medis. (*)

Reporter : A Mustar    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0