21 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tatap Kejurnas, Jujitsu Bontang Gelar Seri Perdana


Tatap Kejurnas, Jujitsu Bontang Gelar Seri Perdana
Anggi V Goenadi (tengah) mengangkat tangan salah satu pemenang duel dari sudut biru di arena kompetisi.

KLIKBONTANG.COM - Institut Jujitsu Indonesia (IJI) Cabang Bontang menggelar Seri perdana kejuaraan jujitsu khusus aturan newaza (bantingan dan kuncian) pada Ahad 15 April 2018, pagi di Dojo System Fighting Camp Gang Cempaka, Saleba, Kecamatan Bontang Utara, Kalimantan Timur.

Even yang melibatkan puluhan jujitsan lokal itu berlangsung sengit namun dengan sportifitas tinggi. Suasana cair dengan semangat kekeluargaan terpatri di wajah para petarung itu. Namun air wajah tegang juga dapat terbaca. Maklum, beberapa dari mereka adalah petarung amatir yang baru mengikuti laga perdana di atas arena kompetisi.

Ketua Institut Jujitsu Indonesia, (IJI) Bontang, Anggi V Goenadi mengatakan, seri perdanan ini digelar sebagai bentuk Try out kepada atlite Jujitsu. Sekaligus untuk mengenalkan aturan baru, yakni aturan Newaza, usai adanya afiliasi antara Juijitsu Asean Union (JJAU) yang berinduk ke Jujitsu Internasional Federations (JJIF)

"JJAU dan JJIF ini punya aturan baku yang wajib diterapkan seluruh organisai di dalamnya. Salah satunya IJI di bawah Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI). Sedangkan kategori yang dipertandingkan di antaranya kelas Kids (Junior), Kadet (Dewasa), dan Senior)," jelasnya di sela kejuaraan.

Pengenalan aturan baru itu penting dilakukan, agar dapat diseragamkan demi menghadapi even lanjutan di tingkat Kaltim, Asia hingga internasional.

"Karena tahun ini Jujitsu dipertandingkan di Asean Games untuk kategori Newaza, maka aturan baru harus dikenalkan ke seluruh atlit dan wasit di setiap daerah," ucap wasit Jujitsu di Asean Games mendatang ini.

Selain itu, kata dia, aturan Newaza juga akan diterapkan dalam pertandingan berjenjang. Mulai Kejurnas, Porprov, PON, Asean Games sampai Olimpiade.

Namun, agar pengenalan aturan ini tidak mubazir, maka diagendakan sebagai pertandingan berseri di 4 Kabupaten Kota se-Kaltim.

"Kita sepakati dibuat per seri di setiap daerah. Bontang sebagai seri pembuka, setelah itu berlanjut ke Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan supaya semua atlite dan wasit bisa memahami aturan baru tersebut," bebernya.

Selanjutnya, para juara di setiap kelas, akan kembali berlaga dengan jawara di daerah lain.

"Seperti Samarinda, Tenggarong dan Balikpapan. Even ini merupakan ajang seleksi para atlite untuk persiapan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Oktober mendatang di Bekasi dan Kejurnas Open di Manado Sulawesi Utara," tutupnya. (*)

Reporter : Imran Ibnu     Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0