21 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pembangunan Pasar Rawa Indah Molor 3 Bulan


Pembangunan Pasar Rawa Indah Molor 3 Bulan
Pasar Rawa Indah tampak dari depan. (DOK/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM - Kontraktor pemenang pembangunan proyek lanjutan Pasar Rawa Indah PT Sasmito tak kunjung melakukan pekerjaan konstruksi sejak masa kontrak dimulai, Februari lalu.

Pihak perusahaan beralasan penundaan kerja selama 3 bulan ini karena adanya gangguan non-teknis.

“Ada oknum warga yang menyegel lokasi pasar. Itu yang menghambat kerjaan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR), Taviv Nugroho kepada wartawan.

Dijelaskan Taviv, sejatinya kegiatan konstruksi sudah harus dimulai pengerjaannya pada 27 Februari lalu. Proyek senilai Rp 101 miliar menggunakan skema multiyears hingga tahun depan.

Idealnya sesuai masa kerja tertuang di dalam kontrak. Pekerjaan harus dimulai agar proyek selesai tepat waktu pada 27 Februari 2019. “Kami urusi soal teknis saja. Terkait gangguan keamaman diserahkan ke pihak keamanan,” ujarnya.

Pun begitu, pihaknya telah berkoordinasi dengan kontraktor untuk segera melakukan pekerjaannya. Mereka pun, kata Tavip dijadwalkan memulai pekerjaan pekan ini.

Keterlambatan pembangunan pun hampir mencapai 3 bulan. Oleh sebab itu, hari ini pihak kontraktor akan mulai memasang pagar seng. "Pagar seng ini akan dipasang mengelilingi Pasar Rawa Indah," ujarnya.

Selain itu, pada pekan sebelumnya juga pihak kontraktor akan mulai penyediaan material. Sehingga Senin ini para pekerja bisa memulai pembangunannya. "Karena sudah tertunda 3 bulan, pokoknya pekan ini harus sudah mulai start supaya pembangunannya cepat selesai, dan saya hanya fokus penyelesaian pembangunan pasar," ungkapnya.

Tavip berharap pekerjaan proyek bisa diselesaikan tepat waktu. Sehingga masyarakat bontang bisa menikmati Pasar Rawa Indah yang baru. Pasalnya, kondisi Pasar Rawa Indah sementara saat ini atap sengnya sudah bocor, sehingga jika turun hujan para pedagang juga kebanjiran. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan     Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0