15 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tiga Napi di Lapas Bontang Bebas saat Lebaran


Tiga Napi di Lapas Bontang Bebas saat Lebaran
Ilustrasi suasana Lapas III Bontang

KLIKBONTANG.COM - Tiga orang narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III Bontang mendapat Remisi Khusus (RK) II atau langsung bebas. Mereka masing-masing Mujiono, Erwin Murhan dan Syafi'I Abdul Aziz. Ketiganya merupakan napi asal Kutai Timur.

Kepala Admisi dan Orientasi Lapas Bontang Agus Salim mengatakan jumlah usulan remisi untuk hari Idul Fitri tahun ini sebanyak 669 orang. Jumlah ini sekitar 60 persen dari total penghuni Lapas Bontang.

"Kita usulkan banyak ke Dirjen Kemenkumham Kanwil di Provinsi. Hasilnya nanti akan turun H-3," ujar Agus Salim, Jumat (8/6/2018).

Sejatinya jumlah napi yang menerima RK II yang langsung bebas sebanyak 7 orang. Hanya saja, 4 di antaranya belum membayar denda subsider mereka. Akibatnya, para napi harus menebus dengan menjalani masa kurungan.

Sementara itu, tiga orang penerima RK II akan dibebaskan usai Surat Keputusan (SK) dari Dirjen Kemenkumham terbit. Nantinya secara simbolik akan diserahkan pada hari raya Idul Fitri. Jumlah remisi yang mereka beragam, mulai dari 15 hari hingga 1 bulan.

"Kalau yang 4 orang itu dendanya sekitar Rp 800 juta. Jadi mereka memilih menjalani kurungan saja untuk menebusnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, untuk napi yang diusulkan menerima remisi khusus golongan satu (RK I) sesuai PP 99/2012 dan PP 28/2006 sebanyak 660 orang. Jumlah pengurangan masa tahanan yang mereka terima bervariasi mulai dari 15 hari sampai dengan 2 bulan.

Kendati demikian, dari usulan tersebut tercatat sebanyak 182 napi tak memenuhi syarat penerima remisi. Sehingga sementara ini, sekitar 478 napi saja yang kemungkinan menikmati remisi masa tahanan.

Kepala Lapas Kelas III A Bontang Heru Yuswanto menuturkan saat ini kapasitas lapas Bontang telah over. Kapasitas ideal hanya berkisar 300-an, namun sekarang telah dihuni tidak kurang dari 1000 warga binaan.

Untuk itu, dirinya intens mengusulkan remisi bagi para tahanan. Mereka yang memiliki catatan baik selama berada di Lapas selalu diusulkan menerima remisi. "Kami sekarang over kapasistas 300 persen. Makanya rutin usulkan pemberian remisi, selama napi telah memenuhi syarat," tandas Heru. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0