16 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pasar Modern Tetapkan Standar Tinggi, Produk Lokal Tak Bisa Masuk


Pasar Modern Tetapkan Standar Tinggi, Produk Lokal Tak Bisa Masuk
Ilustrasi

KLIKBONTANG.COM – Maraknya usaha waralaba toko ritel di Kota Bontang belum berkontribusi optimal terhadap pelaku usaha mikro dan menengah, khususnya di produk makanan.  Hasil penelusuran media ini, tiga raksasa pasar modern, diantaranya Supermarket Ramayana, Indomart, dan Alfa Midi belum memajang produk-produk lokal di toko mereka.

Hal ini pun dibenarkan oleh Ketua Asosiasi Makanan dan Minuman (Asmami) Kota Bontang, Ike Asteria. Dia mengatakan, produk olahan karya warga Bontang belum dipasarkan di tiga pasar modern tersebut. Pasalnya, pihaknya terbentur dengan standar produk yang ketat di toko ritel.

“Totalnya ada 35 toko ritel yang sudah bekerja sama dengan kami (Asmami-red) tapi untuk Alfa Midi, Indomart dan Ramayana belum,” ujar Ike kepada wartawan, Minggu (5/8).

Ike mengatakan, pada akhir Februari lalu disepakati bahwa pengusaha ritel baka memajang produk lokal di toko mereka dengan standard masing-masing toko. Dari kesepakatan tersebut, baru Era Mart dan 34 toko lainya sepakat meneriman produk lokal.

Namun, untuk dua toko ritel raksasa, Indomart dan Alfa Midi memang belum meneken kerja sama dengan Asmami . Menurut dia, memasarkan produk di dua toko ritel ini tak mudah. Sebab, standar untuk produk yang bakal dipasarkan di dalam toko ritel cukup sulit dipenuhi.

Misalnya, untuk makanan beku. Untuk masuk ke pasaran toko ritel produk wajib mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tetapi, tak ada pelaku UMKM di Bontang yang sanggup memenuhi syarat tersebut.

“Untuk dapat izin BPOM harus kelas pabrik mas. Nah, pelaku UMKM di Bontang ini kan produksinya hanya di rumah,” kata Ike.

Ike mengaku produsen makanan beku di Bontang cukup banyak. Pelaku usaha kecil seperti Empek-Empek. Mereka tak dapat memasarkan produknya di pasar modern karena aturan tersebut.

Pantauan media ini, memang tak ada produk lokal di pasarkan di tiga raksasa waralaba ritel tersebut. Toko Indomart di jalan HM Ardans Kelurahan Satimpo misalnya, produk asal Bontang nihil. Sedangkan, produk asal Kota Samarinda dapat ditemui. Penelusuran media ini, sedikitnya terdapat tiga lokasi waralaba Indomart di Kota Bontang.

“Itu tergantung dari pasokan dari Samarinda,” kata kepala toko Juna kepada wartawan.

Sama halnya dengan toko Alfa Midi di jalan Awang Long juga tak ditemui produk Bontang. Begitupun dengan Supermarket Ramayana pun demikian, tak ditemui produk lokal. (*)

 

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0