17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Proyek Besar di Balik TMMD Kodim Bontang


Proyek Besar di Balik TMMD Kodim Bontang
Mayjend Johny ketika meninjau lokasi proyek TMMD di Bontang.

KLIKBONTANG.COM - Inspektur Jenderal (Irjen) Mayjend Johny Lumban Tobing tiba di Bandara Bontang dengan senyum merekah. Dandim 0908/BTG Letkol Arh Gunawan Wibisono menyambut dengan tegap. Sejumlah perwira Kodim 0908/BTG dengan topi rimba turut hadir menyambut jenderal bintang dua itu. 

Tiba di pintu gedung bandara, rombongan langsung bergerak cepat. Mantan Pangdam VI Mulawarman itu datang sebagai pengawas untuk tiga proyek Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim Bontang. Tiga proyek itu adalah pembangunan turap sungai Api-Api, pembangunan turap Masjid Nurul Jariyah Lok Tuan, serta pemasangan paving blok di Gereja Kemah Injil Indonesia Haleluya (KIIH) di Kelurahan Gunung Telihan.

Jangan bandingkan tiga proyek yang dipegang oleh para tentara ini dengan proyek para kontraktor lain. Maklum militer, proyek yang biasanya menghabiskan waktu berbulan-bulan itu ditargetkan selesai dalam waktu 1 bulan. Iya satu bulan. Bayangkan bila tiga proyek itu dikerjakan para kontraktor. Perlu anggaran berapa untuk menerjunkan ratusan orang itu. 

Nah, jenderal bintang dua itu datang ke Kota Taman untuk melihat langsung progres kerja yang dilakukan para prajurit itu. Dia ingin melihat bagaimana kedekatan laskarnya dengan masyarakat di Api-Api. Dia juga ingin melihat bagaimana keakraban yang terbangun antara para prajuritnya dengan para pendeta di Gereja KIIH Gunung Telihan. Atau, bagaimana marbut Masjid Nurul Jariyah membantu memasang turap. Nilai proyek sebenarnya adalah merajut kedekatan masyarakat dan TNI. Itu adalah makna sebenar dari TMMD. 

“Tak ada proyek yang mahal dibandingkan melihat kebersamaan para prajurit dengan masyarakat. Ini adalah ejawantah dari TMMD yang sebenarnya,” kata Johny. 

Seolah membaca pesan dari sang jenderal. Kondisi di lapangan tak berbeda jauh seperti yang diinginkan Mayjen Johny. Dandim Gunawan memerintahkan beberapa prajuritnya untuk menginap di rumah warga yang berada di sekitar lokasi pelaksanaan pembangunan fisik. Begitu juga di lokasi pembangunan turap masjid dan pengerjaan paving blok gereja. Tak hanya itu, Dandim Gunawan juga memberikan dana kepada beberapa ibu-ibu untuk menyiapkan makanan.  

“Jangan ragu. Kami prajurit, apa yang kalian siapkan itu yang kami makan,” kata Dandim. 

Pujian pun mengalir. Walikota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan rasa terima kasihnya, langsung kepada Mayjend Johny, ketika menengok proyek pembuatan turap. Menurutnya Pemkot berhemat ketika menggelontorkan anggaran untuk TMMD. Tiga proyek yang dikerjakan oleh Kodim 0908/BTG itu menghemat anggaran setengahnya. Biasaya, untuk tiga proyek itu tak cukup hanya dengan Rp 1,9 miliar. 

“Kami berhemat. Terima kasih TMMD,” ucap Neni. 

Neni juga menyampaikan pujiannya atas pemilihan proyek TMMD. Pembangunan turap masjid dan pembangunan paving blok gereja adalah dua proyek yang cerdas. Itu selaras dengan semangat pemkot untuk terus mewujudkan kerukunan antarumat beragama. Dengan anggaran segitu, Kodim mampu mengubahnya menjadi berbagai kegiatan bermanfaat. Belum lagi berbagai sosialisasi yang juga merupakan satu rangkaian dari program TMMD. 

“Saya paham pesan yang ingin disampaikan melalui kegiatan ini. Luar biasa sekali,” kata Neni. (*) 

Reporter : Alpiana    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0