16 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bandel, Tower Ilegal di Lok Tuan Masih Berdiri


Bandel, Tower Ilegal di Lok Tuan Masih Berdiri
Rombongan DPRD Bontang mengecek tower ilegal di Lok Tuan.

KLIKBONTANG.COM - Komisi III DPRD Kota Bontang melakukan kunjungan kerja sekaligus mengecek menara telekomunikasi ilegal di Jalan Kapal Layar 5 Gang Hidayatul Mustofa 6 RT 20 Kelurahan Lok Tuan, Bontang, Senin (6/8) pagi.

Rombongan dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Faisal ini diikuti pula perwakilan dari Dinas Perhubungan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Komunikasi dan Informasi (Kominfo), pihak Kelurahan dan warga setempat ikut terjun ke lokasi.

Berawal dari keluhan masyarakat, kunjungan ini dilakukan untuk memeriksa tower ilegal yang berada di tengah-tengah pemukiman warga sejak 7 tahun silam. Kini kondisi tower sudah condong ke kanan, warga pun menilai seling tower pun sudah kendor sudah tidak laik pakai.

"Kami sudah meminta sejak dua bulan lalu agar seling diganti, tapi sampai detik ini seling belum juga diganti oleh pihak provider," kata Iwan warga sekitar.

Pembahasan antena seluler ini telah dirapatkan Mei lalu di Kantor DPRD dengan melibatkan warga, perusahaan dan pemerintah, disepakati 15 hari setelah rapat tower akan dipindahkan. Namun, kenyataan hingga sekarang tower tidak ada perubahan kecuali dari penggunaan tenaga generator set (genset) menjadi tenaga listrik.

Pihak pemilik tower pun diminta untuk melayangkan surat peringatan kedua sebelum 15 Agustus. Dari perizinan mengaku telah memberikan surat peringatan pertama dan menjelaskan bahwa jenis tower Combat tidak dapat digunakan di Kota Bontang sesuai aturan berlaku. Kecuali diubah menjadi tower Green Field (GF).

Untuk menindak lanjuti masalah menara, Suhut Harianto meminta kepada pemilik tower pun diminta untuk melayangkan surat peringatan kedua sebelum 15 Agustus, serta menugaskan sekertariat daerah untuk menjadwalkan rapat kembali di bulan ini juga.

"Saya minta kepada sekretariat dewan untuk memasukkan masalah rapat kembali ke badan musyawarah, agar masalah ini cepat diselesaikan dan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat," tegas Suhut Harianto anggota Komisi III DPRD Kota Bontang.

Namun, lanjut Suhut, jika usai rapat masih tidak diindahkan maka akan dilakukan penindakan sesuai aturan dan melibatkan semua pihak. Terberat, tower akan dirobohkan. (*)

Reporter : Alpiana    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0