25 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Penilaian KTL Nasional di Bontang; Terlalu Banyak Bunga dan Pohon di Trotoar


Penilaian KTL Nasional di Bontang; Terlalu Banyak Bunga dan Pohon di Trotoar
Jajaran Polres Bontang dan dewan juri berfoto bersama usai penilaian lomba KTL tingkat nasional.

KLIKBONTANG.COM - Kota Bontang mewakili Kalimantan Timur di ajang Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) tingkat nasional. Proses penilaian mulai dilakukan sejak 15 Agustus sore.

Tim penilain dipimpin langsung AKBP Subagio, Kepala Seksi  Opsional Rek Subdit Jemenopsrek Ditkamsel Korla Mabes Polri, perwakilan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (Kemen PU PR).

Para juri menilai daerah termasuk KTL. Yakni mulai dari persimpangan Yabis Jalan Brigjen Katamso sampai simpang empat Bontang Baru Jalan Letjend R Suprapto. Area berukuran 3,47 kilometer itu merupakan jalur penghubung masyarakat dari utara ke selatan pun sebaliknnya. Sebab itu jalan poros termasuk KTL harus lebih tertib karena merupakan akses umum yang paling sering dilewati.

Subagio mengungkapkan bahwa tujuan dari ajang KTL, tidak lain untuk edukasi masyarakat dalam berlalu lintas. Tidak hanya itu, kota yang yang memiliki KTL diharapkan mampu mengurangi kecelakan lalu lintas dan meminimalisir pelanggaran berlalu lintas.

Usai dinilai, dewan juri pun mengganggap Kota Bontang masih memiliki kekurangan. Yakni, terlalu banyak pohon dan pot bunga di trotoar. Padahal, pejalan kaki harus mendapatkan haknya. “Trotoar itu hak pejalan kaki berdasarkan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan," tambah Subagio

Kekurangan lainnya lanjut dia, rambu-rambu lalu lintas seperti rambu kecepatan minimum dan rambu dilarang parkir juga masih minim. Tapi selebihnya sudah memenuhi standar operasional prosedur yang tercantum pada keputusan Porlantas nomor 53 XII 2016.

Pun begitu, Kasat lantas Polres Bontang tetap optimistis bisa menjadi terbaik. Serta berkoordinasi dengan pihak yang bersangkutan untuk kelengkapan sarana dan prasarana.

“Meski masalah trotoar dan rambu-rambu bukan kewenangan kepolisian, tapi kami akan tetap sounding dengan instansi terkait, agar melengkapi yang kurang segera diperbaiki," pungkas Irawan, Kasat Lantas Polres Bontang. (*)

Reporter : Alpiana    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0