25 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

23 Warga Lapas Bebas, Neni: Jangan Lakukan Kesalahan Sama


23 Warga Lapas Bebas, Neni: Jangan Lakukan Kesalahan Sama
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni berfoto bersama usai menyerahkan surat remisi di halaman Lapas Kelas III Bontang, Kamis (16/8). (FOTO: FANNY/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM - Peringatan HUT ke-73 RI Tahun 2018 ini menjadi sangat berkesan bagi 721 dari 1044 orang narapidana yang menjadi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 3 Kota Bontang. Pasalnya, di momen sakral ini, mereka mendapat remisi peringatan hari kemerdekaan.

Remisi yang tertuang dalam surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: PAS.419.PK.01.02 Tahun 2018, diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni kepada perwakilan warga binaan lapas, pada upacara pemberian Remisi Kemerdekaan, di Halaman Lapas Kelas 3 Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Kamis (16/8).

Turut hadir sekaligus mengikuti upacara ini adalah Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, Ketua DPRD Kota Bontang Nursalam, beserta beberapa anggota DPRD Bontang, unsur Forkopimda, Kepala Lapas Bontang Heru Yuswanto, dan perwakilan manajemen perusahaan se-Bontang.

Dalam arahannya, Neni mengucapkan selamat kepada warga dan anak binaan Lapas Bontang yang telah mendapat remisi. Ke-23 di antaranya langsung bisa menghirup udara bebas dan kembali ke masyarakat. Remisi ini pula diharapkannya bisa menjadi motivasi, agar dalam menjalani kehidupan bermasyarakat tidak lagi melakukan kesalahan sama, atau kesalahan yang lain yang bisa menyebabkan sanksi hukum.

Pemberian remisi ini memang telah menjadi tradisi, dan aturannya pun jelas. Setiap warga dan anak binaaan lapas yang berkelakuan dan berintegritas baik selama menjalani binaan, berhak mendapatkan remisi.

"Selain itu, saya rasa pembinaan untuk memanusiakan manusia di Lapas Bontang ini telah terlaksana dengan baik dan sesuai aturan. Itu semua tentunya tidak lepas dari kerjasama pihak lapas, perusahaan, dan pemerintah yang konsisten memberikan fasilitas dan pembinaan langsung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Neni menyampaikan, untuk mengatasi keluhan warga dan anak binaan lapas yang beberapa tahun mengalami kekurangan pasokan air bersih, Pemkot Bontang tahun ini akan membangun Water Treatment Plant (WTP) di Lapas Kelas 3 Bontang ini.

“Insya Allah, kita akan bangunkan WTP di lapas ini, sehingga warga binaan tidak lagi merasakan kekurangan air bersih, dan mereka pun bisa menjalani masa binaan dengan bersih, bebas dari bahaya penyakit kulit seperti skabies dan penyakit kulit lainnya,” terangnya. (hms7)

Reporter : Andi Yusrianto | Humas    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0