21 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

HMI Desak Direktur BME Dicopot


HMI Desak Direktur BME Dicopot
Ilustrasi.

KLIKBONTANG.COM - Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Bontang mengkirtik keras performa buruk PT Bontang Migas dan Energi (BME) yang luput menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Ketua Komisariat HMI Bontang Maman Supriyatna melalui Kepala Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKB), Muhammad Arisaldi Ahdar meminta Pemkot Bontang agar segera mencopot Direktur PT BME.

Saldi menilai, Direktur PT BME dalam hal ini Kasmiran Rais tidak becus mengelola perusahaan. Ia pun mendesak pemerintah agar tidak toleran atas kasus tersebut. "Apabila ditemukan penyimpangan sekiranya segera diproses," tegas Saldi kepada media ini.

Dia pun menyayangkan kebobrokan Kasmiran Rais dalam mengelola perusahaan yang sudah dikucurkan dana tidak sedikit oleh pemerintah menjadi bermasalah. Lanjut Saldi, seharusnya Kasmiran selaku pimpinan perusahaan pelat merah itu dapat memberikan kontribusi besar untuk daerah, berdasarkan usaha-usaha yang sudah diwariskan pengelola sebelumnya.

Untuk itu, Saldi pun meminta Pemkot Bontang segera mengganti Direktur PT BME dengan yang lebih berkompeten di bidangnya serta memiliki pengalaman dalam mengelola sebuah perusahaan. “Jika tidak, maka kami akan segera melakukan aksi demonstrasi, menuntut agar Kasmiran Rais segera mundur dari jabatannya sebagai Direktur PT BME," tegasnya.

Diketahui, kontribusi keuntungan dari pengelolaan gas oleh PT Bontang Migas dan Energi (BME) nihil pada tahun sebelumnya. Padahal 2016 lalu, PT BME menyumbang Rp 495 juta ke kas daerah dengan keuntungan sebesar Rp 1,1 miliar.

Informasi ini disampaikan langsung Direktur BME, Kasmiran Rais kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Jalan S Parman, Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Selasa (14/8) siang.

Kepada wartawan, direktur yang menjabat sejak Agustus 2017 ini mengatakan keutungan dari hasil penjualan gas minim. Pihaknya saat ini banyak melakukan penghematan dan memenuhi kebutuhan operasional perusahaan. “Kami fokus gaji pegawai sesuai UMK, dan banyak melakukan efisiensi,” ujar Kasmiran.

KLIK JUGA: Bagi Untung BME untuk PAD Nihil
KLIK JUGA: Aswar Desak Pemkot Audit Keuangan BME
KLIK JUGA: Salam Nilai Kinerja BME Buruk, Minta Kasmiran Dievaluasi

Reporter : A Mustar    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0