21 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Neni Tolak Keras Proyek Pipanisasi Gas


Neni Tolak Keras Proyek Pipanisasi Gas
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

KLIKBONTANG.COM - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menolak keras rencana pembangunan pipa gas dari Bontang, Kalimantan Timur ke Tasikung Kalimantan Selatan oleh PT Bakrie Brohters.

Menurut Wali Kota Neni, jika rencana pipanisasi ini terlaksana maka tidak mustahil gas di Bontang akan semakin menipis dan habis di kemudian hari. Saat ini saja, ujarnya, kebutuhan gas dan kondensat bagi Bontang telah berkurang.

“Dengan tegas saya katakan Kota Bontang menolak dengan tegas (proyek) pipanisasi ini. Walaupun saat ini kita masih punya kilang LPG dan LNG, tapi semakin hari semakin menipis, tidak mustahil suatu saat nanti kita akan impor dari luar (negeri),” tegas Neni saat rapat dan diskusi bersama pemangku kepentingan dan sejumlah walikota dan bupati yang hadir saat rapat pembangunan pipa gas dari Bontang-Tasiung Kalsel yang bertempat di Pendopo Lamin Etam, pada Senin (10/9).

Ditambah Neni, jika saat ini saja sudah banyak rumah-rumah karyawan yang ditinggalkan karena dari sembilan train yang dioperasikan kini hanya beroperasi tiga train saja.

Walaupun Bontang masih memiliki dan memproduksi gas LPG dan LNG, namun dirinya tidak menampik jika suatu saat gas-gas tersebut akan habis dan Bontang bisa saja menjadi “kota hantu” yang tidak berpenghuni karena sebagian besar karyawan di Bontang adalah orang luar Kaltim. KLIK JUGA: Pipa Gas Dibangun Tahun Ini, Ditarget Selesai Medio 2022

“Terus terang saya menolak. Saya menolak, karena yang sekarang aja kita masih kekurangan gas. Apalagi ingin membangun pipa gas baru. Saya ingin suistable (berkelanjutan). Sehingga pekerjaan tetap berjalan, tidak ada pengangguran dan kota tetap hidup,” ucapnya. (*)

Reporter : Inara Dafina | HMS    Editor : Dasrun Darwis



Comments

comments


Komentar: 0