14 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Soroti Rp2,8 Miliar untuk 31 Karyawan, Ubaya Desak Pemerintah segera Gelar RUPS BME


Soroti Rp2,8 Miliar untuk 31 Karyawan, Ubaya Desak Pemerintah segera Gelar RUPS BME
Ubayya Bengawan, Ketua Komisi II DPRD Bontang.

KLIKBONTANG.COM - Ketua Komisi II DPRD Bontang, Ubayya Bengawan mendesak pemerintah dan komisaris PT Bontang Migas dan Energi (BME) segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam waktu dekat.

Desakan ini bertujuan untuk mengoreksi biaya operasional perusahaan pelat merah tersebut. Sebab, biaya Rp 2,8 miliar untuk gaji 31 orang karyawan dianggap terlalu boros.

“Harus segera digelar RUPS luar biasa, karena operasional itu terlalu besar,” kata Politisi Demokrat ini kepada wartawan, Senin, (8/10/2018) siang tadi.

RUPS bisa digelar tanpa harus menunggu akhir tahun. Menurut Ubayya, dengan kondisi perusahaan yang terus alami kerugian. Langkah-langkah taktis, seperti penghematan pengeluaran menjadi prioritas Komisaris BME sekarang.

Di tahun pertama menjabat, Direktur Kasmiran mengaku perusahaannya merugi Rp 376 juta (Data dari Komisaris BME menyebut Rp 400 juta).

Sementara itu, data yang diterima Klikbontang kurun satu tahun pendapatan kotor BME dari mitra kerja keseluruhan sebesar Rp 3,5 miliar. 80 persen pendapatan ini dinikmati oleh 31 orang karyawan PT BME. Alhasil, tak ada sepeser pun kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komisaris BME, Agus Wijaya menyetujui langkah efisiensi harus segera dilakukan. Biaya pengeluaran harus dikurangi. Namun, RUPS baru bisa dilakukan pada akhir tahun mendatang. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0