21 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Penertiban Pedagang Pinggir Jalan Belum Maksimal, Penjual Sayur Jualan di Pintu Masuk Pasar


Penertiban Pedagang Pinggir Jalan Belum Maksimal, Penjual Sayur Jualan di Pintu Masuk Pasar
Sejumlah lapak pedagang di Jalan KS Tubun, Bontang Selatan masih berdiri di atas parit, Senin 17 September 2018. (Dok Klikbontang)

KLIKBONTANG.COM -  Upaya Pemkot Bontang menertibkan pedagang pinggir jalan di kawasan Pasar Rawa Indah dianggap belum maksimal. Asosiasi Pedagang Pasar Rawa Indah menilai penertiban yang dilakukan belum menunjukan tren peningkatan pembeli untuk berbelanja di dalam Pasar Rawa Indah. 

“Masih ada pak, mobil dan motor yang berbelanja di luar. Padahal sudah ada rambu larangan berhenti,” kata perwakilan Asosiasi Pedagang Pasar Rawa Indah, Muhammad Saleh saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPRD Bontang, serta Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM, Dinas Ketahanan Pangan, dan Perikanan, Camat Bontang Selatan, Kepala UPT Pasar Rawa Indah, dan Dinas Lingkungan Hidup, di kantor Sekretariat DPRD Bontang, Senin (8/10/2018). 

Menurut Saleh, alasan minimnya pembeli berbelanja di dalam pasar karena fasilitas tidak mendukung. Misalnya, kondisi tempat parkir di pasar yang semrawut. 

Pintu masuk ke dalam pasar, menjadi lokasi parkir kendaraan. Akibatnya, ruas jalan yang semula berukuran 2,5 meter menyusut karena kehadiran kendaraan roda dua. 

"Kondisi itu diperparah karena banyak pedagang sayur yang berjualan diantara motor-motor parkir. Jadi semakin ruwet dan sempit," kata Saleh kepada Klikbontang. 

Imbas dari tata kelola pasar yang semrawut. Pembeli enggan untuk berbelanja di dalam pasar. Mereka memilih untuk belanja di pinggir jalan. Selain lebih mudah, pembeli tak perlu repot parkir kendaraan mereka jauh-jauh.

"Ada banyak kios yang kosong di dalam pasar pak. Jadi kalau bisa, pedagang pinggir jalan yang punya kios di dalam untuk berjualan kembali di dalam pasar," kata Saleh.  

Menanggapi aduan tersebut, pimpinan rapat, Ubayya Bengawan mengusulkan agar instansi terkait berembuk mencari solusi tata kelola pasar secara komprehensif. 

Misalnya, mencari lokasi parkir yang ideal bagi pengunjung pasar. Ada dua lokasi yang ditawarkan, pada sisi kiri dan kanan bangunan pasar sementara bisa dipinjam sebagai lahan parkir. 

"Kemudian pedagang pinggir jalan yang punya lapak di dalam supaya diinventarisir lalu suruh berjualan di dalam," ujar Ubayya. 

Lalu untuk menghindari pembeli berbelanja di pinggir jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk menertibkan  kendaraan parkir di sepanjang pinggir jalan KS Tubun (pasar Rawa Indah). 

Kepala Dishub Bontang, Sukardi mengatakan untuk menindaklanjuti pertemuan ini, rencananya, Selasa (9/10/2018) pagi pihaknya bersama stakeholder terkait akan meninjau lokasi Pasar Rawa Indah. 

Kunjungan ini pun untuk mempelajari solusi untuk mengatasi polemik pedagang pasar pinggir jalan dan Pedagang Pasar Rawa Indah. (*)

 

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0