21 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Lima Cabor Porprov Dipindahkan ke Samarinda


Lima Cabor Porprov Dipindahkan ke Samarinda
Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah PB Porprov Kaltim IV/2018, Andi Harun

KLIKBONTANG.COM - Lima cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VI/2018 di Kabupaten Kutai Timur akan dipindahkan ke Kota Samarinda. Yakni, taekwondo, hoki, softball, senam, dan anggar.

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah PB Porprov Kaltim IV/2018, Andi Harun mengatakan alasan pemindahan lima cabang olahraga tersebut karena sarana pertandingan yang telah disiapkan oleh panitia Porprov baik di Kutai Timur maupun Kota Bontang dianggap belum memenuhi standar pertandingan.

"Tim Pengawas dan Pengarah (Wasrah) serta Technical Delegate (TD) telah menyepakati pemindahan tempat pertandingan itu," kata Andi Harun, Rabu melansir Antara.

Ia menjelaskan berdasarkan rapat koordinasi yang digelar di Kantor KONI Kaltim Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, Rabu, masing-masing cabang olahraga mempunyai alasan tersendiri terkait dipindahkannya tempat pertandingan ke Samarinda.

Namun, lanjut Andi Harun, umumnya pemindahan tempat tanding ini lantaran tempat pertandingan di Kutai Timur belum siap digunakan.

Ia menjelaskan cabor taekwondo misalnya, beralasan yang ada di Sangatta saat ini tidak layak dalam hal tribun penonton dan jalan masuk (parkir terlalu kecil).

"Sedangkan Samarinda memiliki Dojang Taekwondo Kompleks Air Hitam yang lebih representatif," katanya.

Sedangkan untuk cabang olahraga hoki yang semula akan dimainkan di Bontang, dipindah ke Lapangan Hoki Kompleks GOR Madya Sempaja Samarinda. Alasan pemindahan karena lapangan di Bontang tidak rata sehingga riskan bagi atlet.

"Selain itu, gawang dan listrik belum ada, serta lapangan dikelilingi dinding kaca. Sedangkan lapangan hoki di Samarinda sudah standar nasional," katanya.

Ia mengimbau KONI kabupaten/kota agar menyiapkan dengan baik terkait kepindahan tempat pertandingan tersebut.

"Bagi KONI kabupaten/kota agar menyiapkan atletnya dengan baik. Mengikuti proses `entry by name` sesuai tahapan. Segera lakukan koordinasi dengan PB Porprov untuk hal yang bersifat teknis, seperti akomodasi dan lain-lain," kata Andi Harun.

Pihaknya juga mengimbau agar KONI kabupaten/kota segera menginventarisasi segala hal yang berkaitan persiapan Porprov. Pasalnya, hal ini untuk menjadi bahan DRE dan Chefs de Mission (CdM) Meeting minggu ketiga bulan Oktober.

Pihaknya juga berjanji dalam waktu dekat akan langsung berkunjung ke lokasi pertandingan guna memastikan kesiapan penyelenggaraan Porprov 2018.

"Akan kita tinjau ulang langsung ke lapangan. Setelah tinjau ke Kutim, kita akan evaluasi lagi apa saja laporan PB Porprov sejak kemarin sampai hari ini. Yang jelas TD, Wasrah, dan PB berkesesuaian dengan yang ada di lapangan," tegasnya. (*)

Reporter : Antara    Editor : Dasrun Darwis



Comments

comments


Komentar: 0