22 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pemkot Janji Alokasikan Rp 120 Miliar Urus Banjir, Target Selesai 3 Tahun


Pemkot Janji Alokasikan Rp 120 Miliar Urus Banjir, Target Selesai 3 Tahun
Komisi gabungan DPRD Bontang memperhatikan kanal aliran penyebab banjir di Kelurahan Gunung Telihan, Kota Bontang, awal 2018 lalu. (KLIKBONTANG/DOK)

KLIKBONTANG.COM -- Komitmen Pemkot Bontang untuk mengentaskan masalah banjir akhirnya mendapat titik terang. Ketua Panitia Khusus (Pansus) Banjir, Bakhtiar Wakkang mengatakan Pemkot Bontang berkomitmen mengalokasikan anggaran 10 persen dari APBD setiap tahunnya.

Kabar ini disampaikan Bakhtiar, seusai menghadiri rapat kerja Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Jakarta dua hari lalu. Hadir pada kesempatan ini, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan Wakilnya Basri Rase, Pj Sekretaris Daerah, dan delegasi beberapa perusahan.

Menurut Bakhtiar, komitmen Pemkot atas masalah banjir memang harus diimplementasikan dalam dukungan anggaran. Selama ini, alokasi anggaran untuk masalah banjir minim. Akibatnya, upaya yang dilakukan instansi terkait untuk mengurangi masalah banjir tidak menyeluruh. Namun, dengan komitmen 10 persen APBD Bontang untuk masalah banjir layak mendapat apresiasi tinggi.

"Saya juga mengapresiasi atas keseriusan Pemkot untuk mengurusi masalah banjir. 10 persen itu bukan uang sedikit," kata Bakhtiar.

Apabila menggunakan asumsi APBD 2019 Rp 1,2 triliun bisa diprediksi alokasi anggaran untuk penanggulangan banjir tahun depan sebesar Rp 120 miliar.

Dana tersebut, rencananya akan diperuntukkan untuk peningkatan fungsi tata kelola air di kawasan hilir Kota Bontang. Kurun tiga tahun, masalah banjir di Bontang ditargetkan rampung.

Lebih lanjut, Bahktiar berharap komitmen ini tidak berisifat wacana semata. Perda terkait penanggulangan banjir harus diteken, agar komitmen ini benar-benar terlaksana.

"Harus ada Perda-nya. Karena jika menjadi Perda tentu akan mewajibkan pemerintah untuk menanggulangi banjir. Kemudian, di dalam Perda itu nanti akan terdiri Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang fokus bekerja mengurusi banjir," ujar dia.

Klikbontang mencoba mengkonfirmasi kabar ini ke Pj Sekretaris Daerah, Agus Amir. Namun, kontak yang dihubungi tidak dapat tersambung. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0