22 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

113 Nelayan Bontang Dapat Mesin Bahan Bakar Gas


113 Nelayan Bontang Dapat Mesin Bahan Bakar Gas
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat berada di perairan Cilincing mencoba transportasi hasil inovasi terbaru dengan menggunakan BBG (Bahan Bakar Gas), Selasa (25/9) lalu.

KLIKBONTANG.COM -- Rencana Pemkot Bontang mengkonversi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) di kalangan nelayan tangkap terbilang serius. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) sebanyak 113 paket bantuan mesin kapal disalurkan, Jumat (28/10) lalu.

Kata Neni, ratusan nelayan tangkap itu berkapasitas 5 GT (gross ton) ke bawah. Program ini sepenuhnya didanai pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Program konversi penggunaan BBM ke BBG di kalangan nelayan, akan sangat membantu peningkatan perekonomian nelayan. Pasalnya, penggunaan gas sebagai bahan bakar kapal nelayan jauh lebih irit dibanding BBM sejenis solar yang selama ini digunakan. Selain itu, BBG juga ramah lingkungan lebih ramah lingkungan.

Wali Kota Neni berharap, program konversi penggunaan BBG ini terus berlanjut dan bisa menkover seluruh nelayan tangkap dengan ukuran kapal 5 GT ke bawah. Neni optimis, rencana tersebut akan mendapat dukungan dari Pemerintah pusat mengingat Kota Bontang, memang dikenal sebagai kota industri pengolahan gas terbesar di Indonesia.

"Saya mau program konversi penggunaan BBG ini terus berlanjut. Bukan hanya di sektor perikanan tangkap, tapi juga meluas ke sektor usaha kecil lain yang. Termasuk untuk kebutuhan kendaraan." katanya.

Sementara, Kepala DKP3 Aji Erlynawati mengaku program ini pernah diusulkan 2016 lalu. Namun, setahun selepas itu, 2017 ada daerah lebih membutuhkan akibat terkena bencana, sehingga bantuan untuk Bontang dialihkan ke daerah tersebut. "Kita menunggu 2 tahun, barulah bantuan tersebut bisa terealisasi tahun ini," katanya.

Lanjut Aji, saat ini jumlah rumah tangga nelayan di Bontang berjumlah 3.164 orang. Namun, untuk mendapatkan bantuan ini harus terverifikasi terlebih dahulu oleh Pemkot Bontang lewat DKP3. (*)

Reporter : Omar NR    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0