22 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Neni: Presiden Alokasikan Rp5,2 Miliar untuk Dana Kelurahan Bontang


Neni: Presiden Alokasikan Rp5,2 Miliar untuk Dana Kelurahan Bontang
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat pertemuan Apeksi di Istana Bogor, Senin (23/7/2018). (IST)

KLIKBONTANG.com -- Perjuangan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni yang tergabung di dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) akhirnya berbuah manis. Presiden Joko Widodo, akhirnya mengabulkan permintaan seluruh Kota se-Indonesia agar pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk kelurahan.

Presiden Jokowi telah memasukan alokasi anggaran untuk dana kelurahan di pos APBN 2019. Rencananya, per 1 Januari nanti, dana kelurahan ini akan ditransfer ke rekening daerah.

Untuk Kota Bontang, dana kelurahan yang bakal diterima sebesar Rp 5,2 miliar. Anggaran ini akan dibagi secara merata kepada 15 kelurahan se-Kota Bontang. Masing-masing kelurahan rencananya bakal menerima Rp 352 juta.

“Terima kasih bapak Presiden, perjuangan APEKSI akhirnya dikabulkan untuk dana kelurahan,” kata Walikota Neni saat menghubungi Klikbontang, Kamis (8/11/2018) siang tadi.

Lebih lanjut, dana kelurahan ini bakal masuk dalam Dana Alokasi Umum (DAU). Sesuai intruksi Presiden, alokasi anggaran ini diprioritaskan untuk peningkatan sarana dan prasarana di Kota Bontang.

Menurut Neni, dana kelurahan ini bakal membantu Produta Pemkot Bontang. Keterbatasan anggaran membuat program ini tak berjalan maksimal. Beruntung, pemerintah pusat bisa mengakomodasi permintaan daerah.

“Sangat bisa membantu, menyesuaikan dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," tambah Neni.

Untuk mekanisme pelaksanaanya, Pemkot Bontang masih menunggu format yang tengah disusun oleh Kemendagri. Sesuai arahan dari Presiden, pelaksanaan dana kelurahan ini bakal selektif dan ketat,

Rumusan untuk pengawasan dan evaluasi tersebut masih dalam tahap penggodokan. Ditargetkan Desember nanti Juklak dan Juknis sudah rampung. Sehingga, memasuki awal 2019 dana kelurahan sudah bisa dialokasikan ke Bontang.

“Dana kelurahan juga diusulkan untuk menghadapi permasalahan di Kota Bontang yang makin kompleks, akibat arus urbanisasi seperti lapangan kerja,” ujar Neni. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0