15 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Wali Kota Neni Ingatkan Pentingnya Jaga Kesehatan Jantung


Wali Kota Neni Ingatkan Pentingnya Jaga Kesehatan Jantung
Wali Kota Neni Moerniaeni saat memberikan sambutannya di hadapan peserta seminar, kemarin (4/12).(Humas Pemkot)

KLIKBONTANG.com -- Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menghadiri Seminar Kesehatan dan Senam Jantung Sehat di Auditorium Taman 3D, Selasa (4/12). Ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan organisasi wanita di Kota Taman.

Di hadapan 300 peserta dari berbagai organisasi wanita, ia memberikan apresiasi kepada Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bontang atas terealisasinya kegiatan ini. Atas nama Pemerintah Kota Bontang, tuturnya, pemerintah menyambut baik upaya DWP untuk turut serta membangun budaya sehat dengan berolahraga dalam masyarakat.

Seminar kesehatan, lanjutnya, akan sangat bermanfaat bagi semua. “Seminar ini merupakan wadah bagi kita untuk memiliki usia panjang. Banyak ilmu bermanfaat yang akan diberikan oleh ahlinya. Dari kegiatan penyerahan bantuan kursi roda kemarin, saya mendapati bahwa di usia produktif, ibu-ibu sudah ada yang osteoporosis dan asam urat. Nah, dari sini saya sadar bahwa ternyata penting bagi kita untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh,” ujar Neni.

Neni pun mengajak masyarakat untuk mulai peduli pada kesehatan jantung miliknya. Pemerintah telah konsenterhadap hal ini, lanjutnya. Salah satu bukti nyatanya adalah pemerintah meluncurkan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).
Melalui program ini pemerintah mengajak masyarakat berolahraga rutin minimal 30 menit, makan sayur dan buah serta mengecek kesehatan minimal 6 bulan sekali. Masyarakat perlu tahu bahwa kebanyakan orang kini bukan lagi meninggal karena penyakit menular, melainkan penyakit tidak menular seperti penyakit jantung koroner dan sebagainya.

Jantung, lanjut Neni, merupakan organ vital yang perlu dijaga karena jantung adalah pusat peredaran darah. “Bayangkan kalau kita sudah hipertensi tidak terkontrol dibarengi dengan makan makanan seperti coto Makassar, akan menyebabkan plak dan kolestrol yang akan menimbulkan penyumbatan di jantung dan bisa menyebabkan kematian bagi kita,” tekannya.

“Mari kita jaga kesehatan jantung. Jika kita hidup sehat, saya yakin semua penyakit dapat dicegah. Kunci dari semua ini sebenarnya makanan, mulai dari kencing manis, jantung dan lainnya, semua dari makanan. Jadi, yuk ibu-ibu kita jaga makanan, makan sehat dan sering berolahraga!” ajak Neni.

Kegiatan ini masih satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-19 DWP. Selain seminar kesehatan dan senam jantung ini, DWP juga telah turut serta dalam pelaksanaan Bontang Half Marathon yang digelar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang. Selain menjadi ajang silaturahmi, lomba ini merupakan momentum bagi DWP untuk meningkatkan kecintaan anggota organisasi wanita terhadap olahraga atletik sekaligus semangat olahraga dalam peningkatan kesehatan jasmani dan rohani.

HUT Ke-19 DWP juga diramaikan dengan Pelatihan e-Reporting di DWP Provinsi Kaltim. E-Reporting adalah cara pelaporan baru program kerja DWP dengan cara online.Tak lagi berbasis manual, pelaporan dapat dilakukan dengan menggunakan ponsel berbasis Android. Kegiatan ini merupakan upaya DWP untuk meningkatkan kualitas personel dalam mengoperasikan Sistem Pelaporan berbasis Elektronik pada website www.dwp.or.id.

Tak hanya itu, DWP juga telah menggelar Pelatihan Keterampilan Kecantikan dan Pemeriksaan IVA dan Sadanis di Pulau Tihi-Tihi.(hms8)

Reporter : Niken | HMS    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0