18 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kearifan Lokal Bisa Dijadikan Potensi Wisata


Kearifan Lokal Bisa Dijadikan Potensi Wisata
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat mengikuti salah satu prosesi Bebalai. (Humas Pemkot Bontang)

KLIKBONTANG.COM - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni hadir pada acara Adat Budaya Bebalai yang digelar di Nyerakat Kampung, Kelurahan Bontang Lestari, Senin (22/10).

Adat budaya Kutai ini bukanlah ritual baru. Bagi warga kampung Nyerakat, Kelurahan Bontang Lestari, bebalai adalah tradisi yang sudah turun temurun. Biasanya digelar setahun sekali di antara Oktober dan November oleh hampir seluruh warga kampung.

Dalam sambutannya, Norhan, Panitia Pelaksana, menjelaskan bahwa ritual ini sebenarnya telah ada sejak dulu. Budaya ini digelar sebagai wujud syukur masyarakat Kota Bontang, khususnya Kelurahan Bontang Lestari kepada Allah SWT serta doa meminta perlindungan agar terhindar dari bencana. Ia pun menuturkan harapannya agar budaya ini bisa segera dikenal oleh masyarakat Kota Bontang.

“Budaya ini sebenarnya telah digelar sejak dulu oleh masyarakat dan keluarga dengan swadaya secara turun menurun. Dan mulai 2018,  kita mulai mempublikasikan budaya ini untuk pertama kalinya kepada masyarakat Kota Taman. Sebenarnya adat budaya Bebalai sudah dikenal di tingkat nasional  dan mendapat Juara II oleh Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono pada  2008,” kata Norhan.

Sama seperti dua budaya yang sudah dikenal masyarakat, yaitu Pelas Benua dan Pesta Laut, masyarakat pun diajak untuk menjaga dan melestarikan adat budaya Bebalai Kutai. Ritual ini disebut menjadi satu di antara budaya bangsa Kota Taman yang dapat menjadi bukti Bontang sebagai pusat pendidikan budaya. Budaya Bebalai juga memiliki potensi wisata yang baik dikenal semua daerah.

Norhan melanjutkan, pelaksanaan kegiatan adat ini meliputi mencerak buruh (menjamu kampung), bebalai, pagar mayang (ritual pengobatan), dan melaboh encek. Kegiatan adat ini berlangsung selama lima hari dimulai pada 20-24 Oktober 2018.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyatakan bangga Kota Bontang memiliki kearifan lokal yang luar biasa. Salah satunya adalah potensi budaya bebalai ini.

“Insyaallah adat budaya ini akan dimasukkan ke dalam kalender budaya Bontang. Karena memang kemarin saat saya berkunjung ke Kementerian Pariwisata RI, pemerintah daerah diminta untuk menggali sebanyak-banyaknya potensi budaya untuk promosi daerah," kata Neni.

"Kita tidak punya sumber daya alam, nah jika kita tidak memiliki potensi budaya juga, maka siap-siap saja Bontang menjadi ghost city (kota hantu/kota sepi). Mulai dari sekarang kita harus bersiap memajukan pariwisata dengan mengolaborasikannya dengan potensi budaya,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akhmad Suharto mengatakan, wisata kebudayaan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Apalagi Bontang kaya dengan ritual budaya yang menarik untuk disaksikan.

“Kita akan terus berbenah dan menjadikan ritual kebudayaan memiliki nilai wisata yang dapat mendongkrak perekonomian Kota Bontang,” tuturnya. (Inforial)

 

Reporter : Humas    Editor : KLIKGROUP



Comments

comments


Komentar: 0