21 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Muntah hingga Pusing, Ratusan Napi Lapas Bontang Terjangkit Penyakit Misterius


Muntah hingga Pusing, Ratusan Napi Lapas Bontang Terjangkit Penyakit Misterius
Para napi lapas kelas III Bontang masih kondisi lemas mendapatkan perawatan, Selasa (12/2/2019). KLIKBONTANG/FITRI

KLIKBONTANG.com – Ratusan warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kota Bontang, Kalimantan Timur alami penyakit misterius, Selasa (12/2/2019) siang. Hingga kini, penyebabnya pun belum diketahui.

Kasubsi Pembinaan Lapas Kelas III Bontang, Agus Salim menjelaskan awalnya 1-2 orang narapidana (napi) menderita badan panas sekitar tiga hari lalu. "Awalnya cuma 1-2 orang yang panas. Gejala menimpa mereka itu sekira 3 hari lalu," jelas Agus Halim, Selasa (12/2/2019).

Selepas gejala pertama, penyebaran pun terjadi dengan massif. Puncaknya, Minggu (10/2/2019), tercatat sekira 40-an napi terjangkit penyakit yang belum diidentifikasi ini. Lanjut keesokannya, Senin (11/2/2019) penularannya makin menjadi dan menyerang 50-an orang. Kesemuanya mengalami gejala sama panas, muntah-muntah, hingga pusing.

"Hingga hari ini (Selasa, red) sudah 100-an lah, warga binaan kita yang kena," terang Agus Salim.

Penyebaran penyakit yang massif itu sempat buat pihak Lapas kelabakan. Pasalnya, belum ada dokter yang selalu siaga di Klinik Lapas. Ditambah lagi, kasus ini baru kali pertama terjadi.

Lebih jauh, Senin (11/2/2019) malam tim dari RS Taman Husada Bontang bersama Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang mengirim dua dokter untuk mengambil sampel untuk diperiksa.

Rencananya, Selasa (12/2/2019) hasil pemeriksaan lab sudah terbit. Sehingga pihak lapas dapat mengidentifikasi jenia penyakit yang menyerang ratusan WBP Bontang.

Umumnya, gejala yang meyerang WBP ialah panas, muntah-muntah, dan pusing. Beberapa pihak menduga ini adalah gejala demam berdarah. Namun Pihak Lapas tak ingin memberi keterangan.

"Kami tidak bisa beri keterangan soal penyakit yang menyerang WBP. Baiknya kalau teman-teman [Media] tunggu hasil lab," tutup Agus Salim. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : KLIKGROUP



Comments

comments


Komentar: 0